JATIMTIMES - Tanggal 1 Januari 2026 bertepatan dengan Kamis Pon dalam penanggalan Jawa. Hari ini masuk Wuku Kuruwêlut dengan neptu 15, serta bersamaan dengan 11 Rejeb 1959 Jawa dan 11 Rajab 1447 Hijriah.
Perpaduan weton dan wuku ini membawa energi besar di awal tahun. Ada peluang baik dalam urusan keuangan dan perencanaan masa depan, namun tetap dibutuhkan kehati-hatian dalam bersikap agar wibawa tidak terkikis.
Baca Juga : Google Doodle 1 Januari 2026 Hadir dengan Empat Ikon Unik, Simbol Awal Baru di Hari Tahun Baru
Kamis Pon dikenal sebagai weton dengan neptu besar, yakni 15. Karakternya identik dengan pribadi multitalenta, suka menolong, serta memiliki cita-cita tinggi. Dorongan untuk terus berkembang, baik secara lahir maupun batin, cukup kuat dan jarang setengah-setengah dalam berusaha.
Di balik potensi besar tersebut, Kamis Pon menyimpan sisi yang perlu dikendalikan. Rasa curiga kadang muncul dan kepercayaan pada orang lain tidak selalu mudah diberikan. Selain itu, kecenderungan pamer kekayaan atau kepandaian bisa memicu penilaian negatif dari lingkungan sekitar.
Dalam hitungan pangarasan, Kamis Pon berada pada Lakuning Srengenge. Watak ini melambangkan matahari, yang berarti terang, berwibawa, dan mampu memberi pengaruh positif. Aura kepemimpinan kuat dan sering tampil mencolok dalam pergaulan maupun pekerjaan.
Sifat Lakuning Srengenge membuat Kamis Pon mudah dipercaya dan disegani. Namun cahaya yang terlalu terang juga bisa memancing iri jika tidak diimbangi sikap rendah hati.
Sementara itu, Pancasuda Kamis Pon berada pada Satriya Wirang. Maknanya, budi pekerti tergolong luhur, tetapi kerap mengalami situasi yang memalukan atau dipermalukan, sehingga wibawa bisa naik turun. Kondisi ini menuntut keteguhan hati dan pengendalian diri agar tidak larut dalam kekecewaan.
Wuku Kuruwêlut dilambangkan oleh Bathara Wisnu dengan simbol cakra. Wataknya dikenal waspada, sungguh-sungguh dalam bekerja, serta memiliki jiwa prajurit yang tangguh. Namun tutur kata sering terasa keras di awal, meski hati sebenarnya dermawan, walau kadang kurang ikhlas dan gemar menunjukkan keberhasilan.
Wuku ini juga memiliki banyak keberuntungan. Meski begitu, ada dorongan ke arah negatif yang bisa menyeret pada sikap rendah budi jika tidak mampu mengendalikan diri.
Baca Juga : Minimalisir Gesekan, LPMK Tlogomas Rutin Dirikan Pos Pam Nataru 2026
Lambang pohon parijatha menggambarkan keturunan orang baik dengan intuisi tajam, tetapi batin kerap diliputi kesedihan. Burung sepahan melambangkan niat baik dan budi lembut, namun rezeki tidak selalu deras. Ucapan yang keluar tanpa dipikir matang bisa menggagalkan kesepakatan dalam musyawarah.
Lambang kapas layu menandakan fase hidup yang kadang diwarnai kesusahan. Dalam tujuh hari Wuku Kuruwêlut, terdapat pantangan untuk tidak memanjat atau beraktivitas di tempat tinggi.
Khusus Kamis Pon di Wuku Kuruwêlut, hari ini dinilai baik untuk menabung, berinvestasi, serta merobohkan atau membongkar bangunan lama yang akan direnovasi kembali. Energi hari ini mendukung perencanaan jangka panjang, terutama yang berkaitan dengan aset dan keuangan.
Berdasarkan primbon Jawa, Kamis Pon dinilai cocok menekuni profesi yang berhubungan dengan keuangan dan bisnis, seperti bendahara, pedagang, marketing, akuntansi, hingga analis keuangan. Ketelitian dan rasa tanggung jawab menjadi modal utama untuk berkembang di bidang tersebut.
Dalam urusan asmara, Kamis Pon disebut serasi dengan pasangan bernilai neptu 14 atau 18, seperti Minggu Wage, Rabu Pon, Minggu Pahing, atau Jumat Kliwon. Kombinasi ini dipercaya membawa kebahagiaan dan keharmonisan. Sebaliknya, neptu yang terlalu tinggi di atas 15 disarankan dihindari agar konflik rumah tangga tidak mudah muncul.
