JATIMTIMES - Semangat melestarikan seni tradisi digaungkan komunitas Genaro Ngalam lewat pagelaran ludruk bertajuk Ambisi Sambel Trasi. Pertunjukan ini akan digelar di Gedung Kesenian Gajayana, Kota Malang, Jumat (8/5/2026) pukul 20.00 WIB.
Pertunjukan yang terbuka gratis untuk masyarakat ini bakal menghadirkan hiburan penuh tawa khas ludruk dengan bintang tamu komedian nasional Cak Lontong dan Cak Akbar.
Baca Juga : Tunggu Juknis, Pemdes Sumberporong Lawang Komitmen Sukseskan Program KDMP dan MBG
Pagelaran tersebut dipersembahkan oleh komunitas Genaro Ngalam, komunitas perantau asal Malang yang kini berdomisili di Jakarta. Meski tinggal di ibu kota, mereka tetap berupaya menjaga eksistensi seni ludruk agar tidak semakin tergerus zaman.
Sutradara sekaligus penulis naskah pertunjukan, Ribut Mardiyanto, mengatakan bahwa pementasan ini menjadi bentuk partisipasi warga Malang di perantauan untuk ikut memeriahkan ulang tahun Kota Malang. Ini sekaligus menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap seni tradisional.
“Kami ingim untuk tetap menghidupkan seni tradisi karena ini orang-orang dari Malang, makanya yang dipilih adalah ludruk,” kata Ribut, Kamis (7/5/2026).
Menurut dia, para pemain yang tampil mayoritas bukan seniman profesional, melainkan anggota komunitas dari berbagai latar belakang profesi. Yakni dokter, pengusaha, praktisi hukum hingga pekerja kantoran yang memiliki kecintaan sama terhadap budaya Jawa Timur.
“Pemainnya adalah orang-orang Malang. Semuanya dari berbagai profesi. Jadi, memang kami yang menyumbangkan acara itu,” imbuh Ribut.
Ribut menjelaskan, cerita Ambisi Sambel Trasi mengangkat kisah ringan penuh humor. Yang ingin disampaikan dengan pesan moral tentang pentingnya meraih cita-cita melalui cara yang benar.
“Kita menampilkan pesan bahwa siapa pun boleh berambisi menjadi apa saja. Mau jadi presiden, menteri, atau profesi apa pun, tapi harus ditempuh dengan jalan yang benar, tidak melanggar hukum dan etika,” jelasnya.
Baca Juga : 993 Calon Jemaah Haji Situbondo 2026 Siap Berangkat ke Tanah Suci, Termuda Usia 14 Tahun
Selain menyuguhkan lawakan khas ludruk, kehadiran Cak Lontong disebut akan semakin memeriahkan suasana. Ribut mengaku sengaja menghadirkan pelawak nasional tersebut agar pertunjukan lebih dekat dengan generasi muda dan masyarakat luas.
“Cak Lontong itu pelawak nasional yang punya nama. Untuk lebih memeriahkan acara,” ucap Ribut.
Pagelaran ludruk ini dijadwalkan berlangsung selama sekitar dua jam dengan melibatkan kurang lebih 50 orang, mulai pemain, penari, pemusik hingga tim pendukung lainnya.
Melalui acara ini, komunitas Genaro Ngalam berharap masyarakat, khususnya generasi muda, tidak melupakan seni tradisional yang menjadi identitas budaya Jawa Timur.
“Ayo ngakak bareng nonton ludruk. Ajak anak, bojo, konco-koncomu pisan. Budhal o rek! Buktikan arek Malang cinta budaya,” tutup Ribut.
