Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Menjemput Ujian dengan Tenang, Ruang Hening di Balik Ikhtiar Siswa MTsN 2 Kota Malang

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

06 - Apr - 2026, 11:09

Placeholder
ESQ dan istighotsah di MTsN 2 Kota Malang. (ist)

JATIMTIMES – Menjelang ujian akademik 2026, ratusan siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Malang memilih berhenti sejenak dari rutinitas belajar yang padat. Mereka berkumpul di Masjid Al Ikhlas, Minggu (5/4/2026), bersama orang tua untuk mencari ketenangan di tengah tekanan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Ujian Madrasah.

Kegiatan yang menggabungkan emotional spiritual quotient (ESQ), istighotsah, dan doa bersama ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Siswa diajak melihat ujian sebagai proses yang perlu dijalani dengan kesiapan mental dan spiritual.

1

Suasana sejak awal terasa khidmat. Lantunan Al Banjari dari Mahad Nawaina mengalun pelan, diikuti pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Asmaul Husna yang membuat ruang masjid dipenuhi nuansa hening. Sejumlah siswa tampak menundukkan kepala, larut dalam suasana reflektif.

Baca Juga : TKA SMP Dimulai Hari Ini, Ini Sanksi Tegas bagi Siswa dan Sekolah yang Curang

Kepala MTsN 2 Kota Malang Mokhamad Amin Tohari menegaskan pentingnya keseimbangan antara usaha dan doa. “Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kerja keras, tetapi juga oleh kekuatan doa dan ketenangan hati. Keduanya harus berjalan seiring,” ujarnya di hadapan siswa dan wali murid.

Puncak kegiatan berlangsung saat istighotsah dipanjatkan bersama. Dipimpin Muslihan, doa-doa dilafalkan serentak, menciptakan suasana emosional yang kuat. Beberapa orang tua terlihat menitikkan air mata, menyimpan harapan bagi keberhasilan anak-anak mereka.

2

Dalam tausiyahnya, KH Nuri Asyhuri mengajak siswa mengubah cara pandang terhadap ujian. “Ujian bukan untuk ditakuti, tetapi untuk dilalui. Apa yang sudah kalian usahakan tidak akan pernah sia-sia,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan keyakinan.
“Ketenangan pikiran dan keyakinan adalah kunci. Jika hati tenang, apa yang sudah dipelajari akan lebih mudah diingat saat dibutuhkan,” tambahnya.

Menurut dia, fase menjelang ujian bukan lagi soal menambah beban, melainkan menguatkan kepercayaan diri. “Sekarang saatnya bertawakal. Ikhtiar sudah dilakukan, doa sudah dipanjatkan. Tinggal bagaimana kita percaya pada hasil yang akan Allah berikan,” katanya.

Baca Juga : Bromo Tutup 6 Hari Mulai Senin 6 April, Wisatawan Jangan Sampai Salah Jadwal 

Setelah rangkaian doa, suasana berubah lebih hangat. Siswa, orang tua, dan guru saling bersalaman dalam momen musafahah yang mempererat kedekatan emosional antar warga madrasah.

Melalui pendekatan ini, MTsN 2 Kota Malang tidak hanya mempersiapkan siswa menghadapi ujian secara akademik, tetapi juga memperkuat mental dan spiritual mereka. Bekal ini diharapkan menjadi fondasi penting agar siswa mampu melangkah dengan lebih percaya diri menghadapi masa depan.


Topik

Pendidikan MTsN 2 Kota Malang Tea Kemampuan Akademik TKA Ujian Madrasah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy