Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

Kuncoro Tutup Usia, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Kenang Sosok Legenda Sepak Bola Malang Raya Itu

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Nurlayla Ratri

19 - Jan - 2026, 10:12

Placeholder
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Malang Raya. Asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, meninggal dunia dan meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi insan sepak bola, tetapi juga Pemerintah Kota Malang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya sosok yang dikenal luas sebagai legenda sepak bola Malang Raya tersebut. Ia mengenang Kuncoro sebagai figur yang telah memberikan kontribusi besar bagi nama baik Kota Malang di kancah persepakbolaan nasional.

Baca Juga : Tangis di Usia Seabad Stadion Gajayana, Legenda Arema Kuncoro Tutup Usia saat Reuni Emosional

“Iya, saya atas nama pribadi dan pemerintah Kota Malang turut berduka cita. Almarhum juga sudah memberikan nama baik di dunia persepakbolaan. Beliau juga pernah di Persema, di Arema, dan juga membawa Kota Malang,” ujar Wahyu. 

Wahyu mengaku memiliki kedekatan personal dengan almarhum, terutama saat Kuncoro masih aktif bersama Arema dan sering berlaga di Stadion Kanjuruhan. Kenangan tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan sepak bola Malang yang sarat sejarah.

“Saya kenal dekat beliau pada saat di Arema pada saat sering bertanding di Stadion Kanjuruhan dulu,” ungkapnya.

Terkait peristiwa yang mengiringi wafatnya Kuncoro, Wahyu menyampaikan bahwa dirinya telah membaca informasi awal dari pemberitaan media. Ia menyebutkan adanya dugaan kesalahan saat aktivitas bermain, mengingat kegiatan tersebut berlangsung di Stadion Gajayana.

“Kalau saya baca di media, kemarin itu kan sepertinya ada terjadi kesalahan saat bermain. Saya sudah minta ke Kepala Disporapar untuk cek, karena kebetulan bermainnya kemarin di Stadion Gajayana, tetapi kebetulan stadion kami hanya ditempati. Jadi ada satu komunitas yang melaksanakan kegiatan di situ,” jelasnya.

Meski demikian, Wahyu menegaskan bahwa sebagai manusia hanya bisa menerima takdir yang telah digariskan Tuhan. Ia pun mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Baca Juga : Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia Usai Kolaps di Stadion Gajayana

“Ya, ini juga sudah jalannya seperti itu, ya. Kita kan gak bisa berbuat apa-apa. Saya juga hanya bisa berdoa agar almarhum husnul khatimah,” ucapnya.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Wahyu memastikan akan hadir langsung melayat ke rumah duka. Menurutnya, Kuncoro bukan sekadar figur sepak bola, melainkan simbol dan legenda bagi Arema maupun Persema.

“Ya, saya nanti akan takziah ke rumah duka. Karena ini juga legend, ya baik untuk Arema ataupun Persema,” pungkasnya.


Topik

Olahraga kuncoro malang meninggal dunia stadion gajayana



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Nurlayla Ratri