Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Milad ke-48 MIN 2 Kota Malang: Dari Tasyakuran Sederhana Menuju Target Prestasi Nasional

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

06 - Jan - 2026, 17:04

Placeholder
MIN 2 Kota Malang melaksanakan Tasyakuran Milad ke 48 yang dihadiri oleh para jajaran pimpinan Kemenag, kepala madrasah di Kota Malang dan seluruh pegawai dan guru MIN 2 Kota Malang (Anggara Sudiongko/MalangTimes)

JATIMTIMES - Usia 48 tahun menjadi momentum penting bagi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Malang untuk berhenti sejenak dari rutinitas, lalu menatap ke depan dengan arah yang lebih tegas. Melalui tasyakuran milad ke-48, Selasa, (6/1/2026) di Aula MIN 2 Kota Malang, madrasah ini tidak sekadar merayakan umur, tetapi mengunci komitmen baru: menjaga kepercayaan publik dengan prestasi, pelayanan, dan visi yang makin terukur.

Kepala MIN 2 Kota Malang, Nanang Sukmawan, menegaskan bahwa peringatan milad tahun ini sengaja digelar sederhana tanpa kemeriahan berlebih. Namun, kesederhanaan itu justru sarat makna. Salah satu simbol yang ditonjolkan adalah pelepasan balon berisi cita-cita peserta didik, sebagai penanda bahwa mimpi anak-anak tetap menjadi pusat perhatian madrasah.

1

“Kesederhanaan tidak menghilangkan nilai hikmahnya. Justru di situ maknanya. Anak-anak punya mimpi, dan tugas kami adalah membantu mewujudkannya,” ujar Nanang.

Baca Juga : Jejak Martalaya: Panglima Sultan Agung dan Bupati Madiun dalam Penaklukan Pasuruan

Refleksi usia 48 tahun itu diperkuat dengan capaian prestasi yang terus menanjak. Hingga 2025, MIN 2 Kota Malang mencatat sekitar 1.240 prestasi, mulai dari tingkat Malang Raya, Jawa Timur, nasional, hingga internasional. Prestasi terbaru yang membanggakan adalah juara dua paduan suara tingkat nasional pada ajang KSKK SD/MI. Di bidang olahraga, futsal MIN 2 Kota Malang konsisten mendominasi kompetisi di Malang Raya dan Jawa Timur, sementara di sektor akademik, jumlah lulusan yang diterima di MTs Negeri 1 Kota Malang terus meningkat setiap tahun.

Menurut Nanang, capaian tersebut menjadi modal sekaligus pemicu untuk melangkah lebih jauh. Tahun 2026, madrasah ini menargetkan sekitar 1.600 prestasi dari berbagai jenjang lomba. Fokus pengembangan diarahkan pada penguatan prestasi akademik, termasuk menembus Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Matematika dan IPA (OMI), serta kompetisi robotik. Untuk ajang Porseni Jawa Timur, target lebih konkret dipasang: meraih medali emas pada cabang-cabang tertentu.

2

Lonjakan prestasi tersebut berbanding lurus dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat. Pada pelaksanaan PPDB terakhir, dari daya tampung hanya 210 peserta didik, jumlah pendaftar mencapai 486 anak. Angka itu menunjukkan lonjakan hampir 200 persen dan menjadi tantangan serius bagi pengelola madrasah.

“Ini loncatan luar biasa dan menjadi catatan penting bagi kami. Ke depan, kami ingin menjangkau calon peserta didik tidak hanya dari sekitar Sukun, tetapi dari seluruh Malang Raya,” kata Nanang.

Menjawab tantangan itu, MIN 2 Kota Malang mulai menata pengembangan fisik dan nonfisik secara paralel. Dalam waktu dekat, wajah depan madrasah akan dipugar, termasuk pembenahan gerbang dan pembangunan selasar yang nyaman bagi peserta didik dan orang tua, terutama saat musim hujan. Kenyamanan lingkungan dipandang sebagai bagian dari layanan pendidikan yang tidak bisa ditawar.

3

“Madrasah harus menjadi ruang yang ramah. Anak-anak merasa aman dan nyaman, orang tua pun tenang,” tegasnya.

Baca Juga : Pendaftaran SPAN-PTKIN 2026 Resmi Dibuka, UIN Maliki Malang Siap Jaring Siswa Berprestasi

Dari sisi kebijakan, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Abdul Mughni, S.Ag., M.Pd., menilai milad sebagai momen evaluasi yang strategis. Ia menekankan bahwa tantangan utama MIN 2 Kota Malang ke depan adalah menjawab ekspektasi besar orang tua melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kunci pengelolaan pendidikan itu ada pada guru dan tenaga kependidikan. SDM yang kuat akan melahirkan layanan yang bermutu dan karakter anak yang mulia,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterbatasan sarana prasarana tidak akan menjadi penghalang jika komitmen dan kompetensi pendidik terjaga. Namun demikian, Kementerian Agama Kota Malang siap memberikan dukungan administratif dan rekomendasi apabila MIN 2 Kota Malang mengajukan inovasi pengembangan infrastruktur ke pusat, termasuk melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) maupun skema lainnya, sepanjang proposal disusun matang dan berbasis kebutuhan nyata.

Memasuki usia ke-48, MIN 2 Kota Malang dihadapkan pada tanggung jawab yang kian besar. Tantangannya bukan lagi sekadar bertahan, melainkan memastikan bahwa kepercayaan masyarakat benar-benar terbayar melalui kualitas pendidikan yang utuh, pendidikan yang tidak hanya mencetak anak cerdas, tetapi juga berakhlak, mandiri, dan siap menjawab tantangan zaman.

Milad kali ini menjadi penanda bahwa MIN 2 Kota Malang tidak sedang berpuas diri. Madrasah ini sedang mengunci arah, merawat prestasi, dan menyiapkan langkah agar tetap relevan, dipercaya, dan berdaya saing di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus bergerak.


Topik

Pendidikan min 2 kota malang milad prestasi nasional



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri