Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Bukan Hanya Indonesia Raya, Ini 12 Lagu Wajib Nasional untuk Upacara 17 Agustus

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

10 - Aug - 2026, 13:01

Placeholder
Bendera Merah Putih. (Foto: Getty Images)

JATIMTIMES - Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 tidak lepas dari pelaksanaan upacara bendera. Selain pengibaran Sang Merah Putih dan pembacaan teks Proklamasi, lantunan lagu wajib nasional juga menjadi bagian penting dalam rangkaian upacara.

Lagu-lagu tersebut bukan sekadar nyanyian untuk memeriahkan suasana. Di balik setiap judul terdapat pesan tentang perjuangan, persatuan, kecintaan terhadap tanah air hingga penghormatan kepada para pahlawan.

Baca Juga : Doa Meminta Hujan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Karena itu, lagu wajib nasional masih sering digunakan dalam upacara sekolah, instansi pemerintahan, lingkungan masyarakat maupun berbagai kegiatan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI.

Selain Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan, ada banyak lagu perjuangan yang kerap dinyanyikan dalam suasana peringatan kemerdekaan.

Lantas, apa saja lagu wajib nasional yang cocok dinyanyikan saat upacara 17 Agustus?

Dilansir dari buku Kumpulan Lagu Wajib Nasional & Daerah karya I Putu Dede Mahendra, berikut 12 lagu wajib nasional beserta penciptanya yang dapat menjadi referensi.

1. Indonesia Raya

Pencipta: Wage Rudolf Soepratman (WR Supratman)

Indonesia Raya merupakan lagu kebangsaan Republik Indonesia. Lagu ciptaan WR Supratman ini memiliki kedudukan penting dalam berbagai kegiatan kenegaraan, termasuk upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Lagu ini menggambarkan cita-cita persatuan dan kebangkitan bangsa Indonesia. Lantunan Indonesia Raya juga menjadi salah satu momen utama dalam upacara bendera.

"Indonesia tanah airku

Tanah tumpah darahku

Disanalah aku berdiri

Jadi pandu ibuku

Indonesia kebangsaanku

Bangsa dan Tanah Airku

Marilah kita berseru

Indonesia bersatu

Hiduplah tanahku

Hiduplah negriku

Bangsaku Rakyatku semuanya

Bangunlah jiwanya

Bangunlah badannya

Untuk Indonesia Raya

2x

Indonesia Raya

Merdeka Merdeka

Tanahku negeriku yang kucinta

Indonesia Raya

Merdeka Merdeka

Hiduplah Indonesia Raya"

2. Hari Merdeka

Pencipta: Husein Mutahar (H. Mutahar)

Lagu Hari Merdeka sangat identik dengan perayaan 17 Agustus. Judul dan liriknya secara langsung menggambarkan momentum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Nuansa lagunya yang penuh semangat membuat Hari Merdeka kerap digunakan untuk membangkitkan rasa nasionalisme dalam berbagai kegiatan HUT RI.

"Tujuh belas agustus tahun empat lima

Itulah hari kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa

Hari lahirnya bangsa Indonesia

Merdeka

Sekali merdeka tetap merdeka

Selama hayat masih di kandung badan

Kita tetap setia tetap sedia

Mempertahankan Indonesia

Kita tetap setia tetap sedia

Membela negara kita"

3. Mengheningkan Cipta

Pencipta: Truno Prawit (T. Prawit)

Berbeda dengan lagu yang bernuansa semangat, Mengheningkan Cipta memiliki suasana yang lebih khidmat.

Lagu ini biasanya dinyanyikan ketika peserta upacara diajak mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan untuk bangsa dan negara.

"Dengan seluruh angkasa raya memuji

Pahlawan negara

Nan gugur remaja diribaan bendera

Bela nusa bangsa

Kau kukenang wahai bunga putra bangsa

Harga jasa

Kau Cahya pelita

Bagi Indonesia merdeka"

4. Padamu Negeri

Pencipta: Kusbini

Padamu Negeri menjadi salah satu lagu nasional yang memiliki pesan tentang pengabdian kepada Indonesia.

Lagu ini menggambarkan kesetiaan dan tekad untuk memberikan pengabdian terbaik kepada negara. Karena maknanya tersebut, Padamu Negeri juga sering hadir dalam berbagai kegiatan resmi dan upacara.

"Padamu negeri kami berjanji

Padamu negeri kami berbakti

Padamu negeri kami mengabdi

Bagimu negeri jiwa raga kami"

5. Garuda Pancasila

Pencipta: Prohar Sudharnoto

Lagu Garuda Pancasila mengangkat Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menjadi simbol semangat perjuangan dan kecintaan terhadap Indonesia.

Lagu ciptaan Prohar Sudharnoto ini memiliki irama yang tegas dan penuh semangat sehingga mudah dikenali serta kerap dinyanyikan dalam kegiatan bertema kebangsaan.

"Garuda Pancasila

Akulah pendukungmu

Patriot proklamasi

Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar negara

Rakyat adil makmur sentosa

Pribadi bangsaku

Ayo maju maju

Ayo maju maju

Ayo maju maju"

6. Berkibarlah Benderaku

Pencipta: Ibu Sud (Saridjah Niung)

Lagu Berkibarlah Benderaku memiliki kaitan erat dengan simbol negara, yaitu bendera Merah Putih.

Pesan yang disampaikan adalah semangat untuk menjaga kehormatan Sang Merah Putih sekaligus menunjukkan kesetiaan dan keberanian rakyat dalam membela bangsa.

"Berkibarlah benderaku

Lambang suci gagah perwira

Di seluruh pantai Indonesia

Kau tetap pujaan bangsa

Siapa berani menurunkan engkau

Serentak rakyatmu membela

Sang merah putih yang perwira

Berkibarlah Slama-lamanya

Kami rakyat Indonesia

Bersedia setiap masa

Mencurahkan segenap tenaga

Supaya kau tetap cemerlang

Tak goyang jiwaku menahan rintangan

Tak gentar rakyatmu berkorban

Sang merah putih yang perwira"

7. Satu Nusa Satu Bangsa

Pencipta: Liberty Manik (L. Manik)

Sesuai judulnya, Satu Nusa Satu Bangsa mengandung pesan kuat mengenai persatuan.

Lagu ini mengingatkan masyarakat bahwa Indonesia memiliki keberagaman wilayah, budaya dan masyarakat, tetapi tetap berada dalam satu kesatuan bangsa dan bahasa.

"Satu nusa

Satu bangsa

Satu bahasa kita

Tanah air

Pasti Jaya

Untuk selama-lamanya

Indonesia pusaka

Indonesia tercinta

Nusa bangsa

Dan bahasa

Kita bela bersama"

8. Maju Tak Gentar

Pencipta: Cornel Simanjuntak

Lagu Maju Tak Gentar menggambarkan keberanian dalam menghadapi berbagai ancaman.

Nuansa perjuangan yang kuat membuat lagu ini kerap digunakan untuk membangkitkan semangat nasionalisme. Pesannya juga relevan dengan perjuangan generasi masa kini untuk mempertahankan dan membangun Indonesia.

"Maju tak gentar

Membela yang benar

Maju tak gentar

Hak kita diserang

Maju serentak

Mengusir penyerang

Maju serentak

Tentu kita kita menang

Bergerak bergerak

Serentak serentak

Menerkam menerjang terjang

Tak gentar tak gentar

Menyerang menyerang

Majulah majulah menang"

9. Dari Sabang Sampai Merauke

Pencipta: R. Suharjo

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terbentang dari Sabang hingga Merauke. Gambaran tersebut menjadi inti dari lagu Dari Sabang Sampai Merauke.

Lagu ini menggambarkan luasnya wilayah Indonesia sekaligus menegaskan bahwa berbagai daerah tersebut merupakan bagian dari satu tanah air.

"Dari sabang sampai merauke

Berjajar pulau-pulau

Sambung menyambung menjadi satu

Itulah Indonesia

Indonesia tanah airku

Aku berjanji padamu

Menjunjung tanah airku

Tanah airku Indonesia "

10. Indonesia Pusaka

Pencipta: Ismail Marzuki

Indonesia Pusaka merupakan salah satu karya Ismail Marzuki yang menggambarkan kecintaan mendalam terhadap tanah air.

Liriknya menyampaikan rasa bangga terhadap Indonesia sebagai tempat kelahiran sekaligus tanah air yang harus dijaga dan dicintai.

"Indonesia tanah air beta

Pusaka abadi nan jaya

Indonesia sejak dulu kala

Tetap di puja-puja bangsa

Di sana tempat lahir beta

Dibuai dibesarkan bunda

Tempat berlindung di hari tua

Tempat akhir menutup mata

Sungguh indah tanah air beta

Tiada bandingnya di dunia

Karya indah Tuhan Maha Kuasa

Bagi bangsa yang memujanya

Indonesia ibu pertiwi

Kau kupuja kau kukasihi

Tenagaku bahkan pun jiwaku

Kepadamu rela kuberi"

11. Rayuan Pulau Kelapa

Pencipta: Ismail Marzuki

Masih karya Ismail Marzuki, Rayuan Pulau Kelapa menggambarkan keindahan alam Indonesia.

Keindahan tanah air, pantai, pulau dan kekayaan alam menjadi gambaran utama dalam lagu ini. Tidak mengherankan jika Rayuan Pulau Kelapa hingga kini tetap dikenal sebagai salah satu lagu nasional yang menggambarkan kecintaan terhadap Indonesia.

"Tanah airku Indonesia

Negeri elok amat kucinta

Tanah tumpah darahku yang mulia

Yang kupuja sepanjang masa

Tanah airku aman dan makmur

Pulau kelapa yang amat subur

Pulau melati pujaan bangsa

Sejak dulu kala

Reff :

Melambai lambai

Nyiur di pantai

Berbisik bisik

Raja Kelana

Memuja pulau

Nan indah permai

Tanah Airku

Indonesia"

12. Syukur

Pencipta: Husein Mutahar (H. Mutahar)

Lagu Syukur memiliki nuansa religius dan penuh rasa terima kasih.

Lagu ini mengungkapkan rasa syukur atas karunia Tuhan, termasuk tanah air Indonesia yang telah meraih kemerdekaan. Suasananya yang khidmat membuat lagu Syukur cocok digunakan dalam momentum yang penuh penghormatan.

"Dari yakinku teguh

Hati ikhlasku penuh

Akan karuniamu

Tanah air pusaka

Indonesia merdeka

Syukur aku sembahkan

Kehadirat-Mu Tuhan"

Makna Lagu Wajib Nasional dalam Upacara 17 Agustus

Keberadaan lagu wajib nasional dalam upacara 17 Agustus memiliki arti lebih dari sekadar bagian dari susunan acara. Lagu-lagu tersebut menjadi media untuk mengenalkan kembali sejarah perjuangan sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap Indonesia.

Setiap lagu membawa pesan yang berbeda. Mengheningkan Cipta, misalnya, mengajak peserta upacara mengenang jasa para pahlawan. Sementara Hari Merdeka menggambarkan semangat dan kebanggaan atas kemerdekaan yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

Baca Juga : Kena PHK Tak Bisa Langsung Cairkan JHT dan JKP, Ini Aturannya

Lagu seperti Indonesia Raya, Garuda Pancasila, dan Satu Nusa Satu Bangsa juga mengingatkan pentingnya persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Dengan demikian, menyanyikan lagu wajib nasional dalam upacara HUT RI bukan hanya menjadi tradisi. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan nasionalisme dan mengingat kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu.


Topik

Serba Serbi lagu wajib hut ri lagu indonesia



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi