JATIMTIMES - Rumah seorang lansia berusia 74 tahun bernama Paisan di Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, rusak akibat terdampak musibah angin kencang. Berdasarkan hasil pendataan pada Sabtu (2/5/2026), total kerugian akibat musibah angin kencang yang turut mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa rumah warga tersebut ditaksir mencapai puluhan juta.
"Nihil korban jiwa pada peristiwa pohon tumbang yang menimpa rumah pada bagian dapur milik warga tersebut. Sementara perkiraan nilai kerugian kurang lebih Rp10 juta," ujar Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan.
Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Jatim: Hardiknas 2026 Jangan Sekadar Seremoni, Harus Jadi Aksi Nyata
Sadono menyebut, peristiwa musibah angin kencang tersebut dilaporkan oleh para relawan ke BPBD Kabupaten Malang pada Sabtu (2/5/2026) siang. Personel gabungan yang turut melibatkan BPBD Kabupaten Malang kemudian diterjunkan ke lokasi kejadian sesaat setelah mendapatkan laporan.
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, musibah angin kencang tersebut terjadi pada Jumat (1/5/2026). "Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang di Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo dan sekitarnya tersebut terjadi sejak Jumat (1/5/2026) pagi," ungkapnya.
Sekitar 2,5 jam kemudian, hujan disertai angin kencang tersebut kemudian mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa rumah milik warga yang telah lansia tersebut. "Pohon tumbang yang menimpa rumah pada bagian dapur milik warga tersebut diameternya kurang lebih 50 sentimeter dengan panjang mencapai 20 meter," ujarnya.
Rumah milik lansia yang mengalami kerusakan di bagian atap dapur tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga (KK) dengan total tiga orang jiwa. "Kondisi saat ini, untuk penanganan serta pembersihan pohon yang tumbang tersebut sudah selesai dilaksanakan," pungkasnya.
Penanganan pohon tumbang yang merusak rumah milik seorang lansia tersebut juga turut melibatkan sejumlah personel gabungan. Yakni mulai dari unsur BPBD dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Forkopimcam Poncokusumo, para relawan, hingga perangkat desa dan masyarakat setempat.
Baca Juga : Pemkot Blitar Gercep Tangani Keluhan Lumpur Proyek, Progres Sekolah Rakyat Capai 40 Persen
Usai penanganan pohon tumbang berlangsung, sejumlah pihak terkait juga turut mendistribusikan bantuan kepada korban terdampak angin kencang. Bantuan yang telah didistribusikan pada Sabtu (2/5/2026) tersebut meliputi paket sembako, kasur lipat dan selimut, family kids, paket kebutuhan lansia, paket kebersihan, kompor, paket makan hingga terpal.
BPBD Kabupaten Malang juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, guna melakukan penanganan lebih lanjut pada rumah milik lansia yang rusak akibat terdampak angin kencang tersebut.
