Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Dunia Usaha di Wilayah BI Malang Tumbuh pada Triwulan I 2026

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

19 - Apr - 2026, 11:41

Placeholder
Potret pekerja pabrik ilustrasi dunia usaha meningkat. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Kinerja dunia usaha di wilayah kerja Bank Indonesia Malang menunjukkan tren positif pada awal 2026. Hal ini tercermin dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) triwulan I 2026 yang mencatat pertumbuhan lebih tinggi dibanding periode sebelumnya.

Dalam laporan tersebut, aktivitas usaha pada triwulan I 2026 tercatat meningkat dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 22,72%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan triwulan IV 2025 yang berada di level 17,36%.

Baca Juga : Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur? Ini Penjelasan Lengkap dan Maknanya

Menguatnya kinerja dunia usaha tidak lepas dari peran sejumlah sektor utama. Tiga sektor yang menjadi motor pertumbuhan yakni perdagangan besar dan eceran, pertanian, serta industri pengolahan.

Sektor perdagangan besar dan eceran mencatat SBT sebesar 13,47%. Sementara sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan berada di angka 7,89%, disusul industri pengolahan sebesar 7,34%.

Peningkatan ini terjadi seiring naiknya permintaan selama periode long festive season, mulai dari Tahun Baru, Imlek, Ramadan hingga Idul Fitri. Selain itu, panen raya padi yang berlangsung di tengah kondisi cuaca yang relatif kondusif turut mendorong aktivitas ekonomi di sektor riil.

Tak hanya dari sisi produksi, investasi juga mengalami peningkatan. Pada triwulan I 2026, investasi tercatat tumbuh dengan SBT sebesar 14,32%, naik dari triwulan sebelumnya yang berada di angka 10,65%.

Kenaikan ini dipicu oleh peningkatan kapasitas produksi pelaku usaha untuk memenuhi lonjakan permintaan selama periode hari besar keagamaan dan libur panjang.

Di tengah pertumbuhan tersebut, kondisi keuangan pelaku usaha justru mengalami perlambatan. Hal ini tercermin dari Saldo Bersih (SB) yang tercatat sebesar 10,25%, lebih rendah dibanding triwulan IV 2025 yang mencapai 13,38%.

Baca Juga : Sambadha Coldiac Rilis EP Ruang Ruang Sandar, Angkat Kisah Personal

Perlambatan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti akses kredit yang belum optimal, likuiditas yang menurun, serta tingkat keuntungan usaha (rentabilitas) yang ikut tertekan.

Memasuki triwulan II 2026, pelaku usaha di wilayah Malang memproyeksikan kinerja akan kembali meningkat. Nilai SBT diperkirakan naik menjadi 30,66%, lebih tinggi dari capaian triwulan I.

Peningkatan tersebut diperkirakan didorong oleh sektor industri pengolahan dengan SBT 7,65% serta sektor konstruksi sebesar 2,26%.

Selain itu, momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha serta berlanjutnya proyek strategis pemerintah dan swasta juga diyakini akan menjadi katalis pertumbuhan.


Topik

Ekonomi Survei Kegiatan Dunia Usaha SKDU dunia usaha BI Malang BI Bank Indonesia



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni