Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Catat! Arus Mudik Diprediksi Terjadi Dua Gelombang

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Nurlayla Ratri

15 - Mar - 2026, 14:44

Placeholder
Ilustrasi lalu-lintas di Kota Malang. (Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi arus mudik Lebaran 2026 tidak terjadi dalam satu waktu. Lonjakan kendaraan diperkirakan datang dalam dua gelombang berbeda, yang berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama di Kota Malang.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa gelombang pertama arus mudik diperkirakan berlangsung pada 13 hingga 15 Maret 2026. Sementara itu, gelombang kedua diprediksi terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026.

Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku

Menurut Jaya, sapaan akrabnya, adanya jeda waktu di antara dua periode tersebut dipengaruhi oleh momentum Hari Nyepi yang berada di tengah masa mudik.

“Gelombang pertama ini bagi mereka yang berangkat lebih awal. Kemudian ada jeda sebelum gelombang kedua karena prediksinya ada Hari Nyepi di tengah-tengah. Jadi ada diperkirakan dua tahap kenaikan arus mudik,” ujarnya.

Dengan adanya dua puncak pergerakan tersebut, sejumlah ruas jalan utama di Kota Malang diprediksi menjadi titik rawan kemacetan. Terutama jalur yang berstatus jalan nasional maupun provinsi yang menjadi lintasan kendaraan pemudik.

Beberapa titik yang diprediksi padat di antaranya Jalan Raden Intan, Jalan Gatot Subroto, Jalan Ahmad Yani, Jalan Borobudur, hingga kawasan Simpang Dinoyo menuju Sengkaling.

Selain itu, potensi kepadatan juga diperkirakan terjadi di kawasan pusat aktivitas masyarakat seperti pusat perbelanjaan, perdagangan, hingga sentra oleh-oleh. Di antaranya kawasan Mall Olympic Garden (MOG), Pasar Besar, Ramayana, Matos, serta berbagai pusat oleh-oleh di Kota Malang.

“Malang ini memang menjadi daerah tujuan sekaligus daerah yang dilalui. Baik menuju Kota Batu, ke Kabupaten Malang, maupun ke arah Blitar juga lewat Kota Malang,” jelasnya.

Mengantisipasi lonjakan kendaraan selama masa mudik, Dishub Kota Malang telah menyiapkan sejumlah titik pengawasan dan pemantauan lalu lintas. Pengamanan tersebut dilakukan bersama Polresta Malang Kota.

Beberapa lokasi yang disiapkan sebagai titik pemantauan di antaranya kawasan Malang Creative Center (MCC), Mitra, Alun-Alun Merdeka, Stasiun Malang, serta kemungkinan pergeseran titik pengawasan di area Polresta Malang Kota.

Baca Juga : 6 Zodiak Paling Beruntung pada 24 Maret 2026, Siapa yang Mendapat Energi Positif Hari Ini?

Selain itu, pengawasan juga akan difokuskan pada akses keluar-masuk Kota Malang, seperti di Exit Tol Madyopuro dan Karanglo.

“Lokasi pastinya nanti juga menyesuaikan dengan penentuan dari pihak kepolisian,” kata Jaya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Dishub juga menyiagakan tujuh pos layanan yang terdiri dari pos pantau, pos pelayanan, dan pos pengamanan untuk membantu kelancaran arus mudik.

Pantauan di lokasi, peningkatan aktivitaa lalu lintas memang sudah mulai nampak di sejumlah ruas jalan di Kota Malang. Beberapa diantaranya seperti jalan provinsi yang ada di Kota Malang.

Seperti Jalan Panglima Sudirman, Jalan LA Sucipto, Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Jalan Ahmad Yani. Selain lalu-lintaas, peningkatan akrivitas juga nampak di pusat-pusat perbelanjaan.


Topik

Pemerintahan kota malang arus mudik lebaran 2026



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Nurlayla Ratri