Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Angin Kencang Masih Melanda Jatim, Kecepatan di Mojokerto Tembus 51,5 Km/Jam

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

09 - Mar - 2026, 16:45

Placeholder
Peta angin kencang di Jatim periode 8-9 Maret 2026. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Angin kencang masih melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir. Data terbaru menunjukkan beberapa daerah mencatat kecepatan angin cukup tinggi dalam periode pengamatan terbaru.

Informasi tersebut disampaikan melalui pembaruan cuaca dari akun resmi BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur (@bmkg.iklimjatim). “UPDATE: Informasi Angin Kencang di Jawa Timur,” tulis BMKG dalam unggahan informasinya.

Baca Juga : Gelar Musrenbang, Pemkab Jember Tegaskan Sinergi Pembangunan dan Fokus Pengentasan Kemiskinan

Berdasarkan data pantauan alat telemetri dan Unit Pelaksana Teknis BMKG Jawa Timur pada periode 8 Maret pukul 07.00 WIB hingga 9 Maret 2026 pukul 07.00 WIB, tercatat peningkatan kecepatan angin di sejumlah wilayah.

Tiga wilayah dengan kecepatan angin tertinggi adalah:
• AWS SMPK Mojokerto: 51,5 km/jam
• AWS Digi Stamet Juanda Sidoarjo: 42,1 km/jam
• AWS Staklim Jatim: 40,7 km/jam

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di area yang memiliki banyak pohon besar atau papan reklame.

“Tetap waspada bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, terutama saat melintasi area yang banyak pohon besar atau papan reklame,” imbau BMKG.

Sementara itu, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Jawa Timur dipicu oleh sejumlah gangguan atmosfer.

Prakirawan dari BMKG Juanda menjelaskan fenomena tersebut berkaitan dengan dinamika atmosfer yang sedang aktif di wilayah Indonesia.

“Gangguan atmosfer tersebut meliputi adanya pola angin konvergensi, aktifnya gelombang atmosfer MJO (Madden Julian Oscillation) dan Gelombang Low Frequency, serta adanya tiga sistem tekanan rendah di wilayah selatan Indonesia,” demikian keterangan BMKG Juanda.

Baca Juga : Dewanti Rumpoko Ingatkan Risiko Longsor dan Banjir di Jalur Mudik Malang Raya

Kondisi tersebut memicu pertumbuhan awan cumulonimbus secara signifikan di sejumlah wilayah. “Hal itu bisa menyebabkan hujan deras disertai petir dan angin kencang,” imbuhnya.

Meski demikian, update per-Senin (9/3/2026) sore, BMKG menyebut potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan.

“Alhamdulillah potensi cuaca ekstrem sudah menurun seiring menghilangnya bibit-bibit siklon. Semoga bisa dimanfaatkan untuk wilayah yang masih tergenang banjir atau terdampak cuaca ekstrem kemarin untuk penanggulangan hingga pulih,” tulis akun infobmkgjuanda.

Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG seperti infobmkg agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.


Topik

Peristiwa Angin kencang Jatim Jawa Timur BMKG



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa