Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Senjata Strategis di Tengah Memanasnya Konflik Iran, AS-Israel

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

08 - Mar - 2026, 19:09

Placeholder
Ilustrasi rudal. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Ketegangan geopolitik dunia kembali meningkat setelah konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel memanas dalam beberapa waktu terakhir. Dalam konflik modern, salah satu senjata yang memiliki peran penting adalah rudal jelajah.

Rudal jenis ini dikenal karena kemampuannya terbang rendah, menempuh jarak sangat jauh, serta menghantam target dengan presisi tinggi. Teknologi navigasi yang canggih membuat rudal jelajah menjadi senjata strategis yang sulit dideteksi oleh sistem pertahanan udara.

Baca Juga : Menlu China Wang Yi Kutuk Perang Timur Tengah, Desak AS Selesaikan Perbedaan dengan Beijing

Sejumlah negara besar dunia kini berlomba mengembangkan rudal jelajah dengan jangkauan lebih jauh, kecepatan lebih tinggi, serta kemampuan membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir. Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa rudal jelajah paling kuat dan canggih di dunia.

1. 9M730 Burevestnik – Rusia

9M730 Burevestnik merupakan salah satu proyek persenjataan paling ambisius milik Rusia. Rudal ini menggunakan reaktor nuklir mini sebagai sumber tenaga sehingga mampu terbang sangat jauh tanpa perlu mengisi bahan bakar.

Burevestnik diklaim dapat mencapai kecepatan sekitar Mach 8 hingga Mach 9. Rusia juga menyebut rudal ini mampu membawa hulu ledak nuklir hingga 1 megaton.

Dengan jangkauan yang sangat panjang, rudal ini secara teori dapat mengitari bumi dan menyerang target dari arah yang tidak terduga, sehingga menyulitkan sistem pertahanan musuh.

2. Tomahawk – Amerika Serikat

BGM-109 Tomahawk merupakan salah satu rudal jelajah paling terkenal milik Amerika Serikat. Rudal ini sering digunakan dalam berbagai operasi militer karena memiliki kemampuan serangan presisi tinggi.

Tomahawk biasanya diluncurkan dari kapal perang maupun kapal selam milik Angkatan Laut AS. Dalam varian terbarunya, Block IV TLAM-E, rudal ini memiliki jangkauan hingga sekitar 1.600 kilometer dengan hulu ledak seberat 450 kilogram.

Salah satu keunggulannya adalah kemampuan untuk mengubah target saat sedang terbang. Rudal ini juga dapat berputar di udara untuk menunggu konfirmasi target sebelum melakukan serangan.

3. 3M22 Zircon – Rusia

3M22 Zircon atau Tsirkon merupakan rudal jelajah hipersonik yang dikembangkan Rusia. Rudal ini dapat diluncurkan dari kapal perang maupun kapal selam.

Zircon memiliki jangkauan sekitar 1.000 hingga 1.500 kilometer dengan kecepatan mencapai Mach 9, atau sembilan kali kecepatan suara.

Rudal ini menggunakan mesin scramjet dan dirancang untuk menembus sistem pertahanan udara modern seperti Aegis Combat System milik Amerika Serikat.

4. BrahMos – India dan Rusia

BrahMos adalah hasil kerja sama antara India dan Rusia. Rudal ini termasuk salah satu rudal jelajah supersonik tercepat di dunia.

BrahMos mampu melaju dengan kecepatan Mach 2 hingga Mach 2,8 dengan jangkauan sekitar 300 hingga 500 kilometer, tergantung varian dan platform peluncurannya.

Rudal ini dapat diluncurkan dari berbagai platform, mulai dari kapal perang, pesawat tempur, kendaraan darat, hingga platform bawah laut. Kecepatan tinggi dan teknologi stealth membuat BrahMos cukup sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara.

5. 3M14 Kalibr – Rusia

3M14 Kalibr merupakan salah satu rudal jelajah jarak jauh andalan Angkatan Laut Rusia.

Baca Juga : Bumiaji Dikepung Longsor: Plengsengan di Bulukerto Ambrol Tutup Jalan, Dua Rumah di Sumberbrantas Rusak

Versi terbarunya memiliki jangkauan antara 1.500 hingga 2.500 kilometer dan dapat membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir.

Rudal ini dikenal luas setelah digunakan Rusia dalam berbagai operasi militer di Suriah dan Ukraina. Kalibr biasanya diluncurkan dari kapal perang atau kapal selam dan terbang rendah mengikuti kontur bumi agar sulit dideteksi radar.

6. Kh-101 dan Kh-102 – Rusia

Kh-101 dan Kh-102 merupakan rudal jelajah udara-ke-darat yang diluncurkan dari pesawat pembom strategis Rusia seperti Tupolev Tu-160 dan Tupolev Tu-95.

Kh-101 membawa hulu ledak konvensional, sedangkan Kh-102 dilengkapi hulu ledak nuklir dengan daya ledak hingga 250 sampai 450 kiloton.

Rudal ini memiliki jangkauan antara 2.800 hingga 4.500 kilometer dan dirancang dengan teknologi stealth agar sulit dideteksi radar. Sistem navigasinya menggabungkan GLONASS, navigasi inersial, serta sensor inframerah dan televisi.

7. Storm Shadow / SCALP-EG – Prancis dan Inggris

Storm Shadow atau SCALP-EG merupakan rudal jelajah canggih hasil pengembangan Prancis dan Inggris.

Rudal ini dirancang untuk menyerang target strategis yang diperkuat, seperti bunker dan fasilitas militer penting.

Versi udara dari rudal ini memiliki jangkauan hingga sekitar 550 kilometer dan dapat diluncurkan dari pesawat tempur seperti Dassault Rafale dan Eurofighter Typhoon.

Storm Shadow telah digunakan dalam berbagai konflik modern di Timur Tengah dan Ukraina karena dikenal memiliki akurasi tinggi terhadap sasaran strategis.

Peran Rudal Jelajah dalam Konflik Modern

Dalam konflik modern seperti yang terjadi antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, rudal jelajah menjadi salah satu senjata yang sangat diperhitungkan. Kemampuannya menjangkau target jauh dengan presisi tinggi membuat senjata ini sering digunakan untuk menyerang fasilitas militer, infrastruktur strategis, maupun pusat komando.

Perkembangan teknologi rudal jelajah juga menunjukkan bagaimana persaingan militer global terus meningkat. Negara-negara besar berlomba menghadirkan sistem persenjataan yang lebih cepat, lebih akurat, dan lebih sulit dideteksi.

Situasi tersebut membuat rudal jelajah menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi keseimbangan kekuatan militer di berbagai konflik dunia saat ini.


Topik

Peristiwa konflik timur tengah iran amerika israel rudal penjelajah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana