Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Waktu Terbaik Tidur Siang saat Puasa agar Tetap Bertenaga dan Produktif Seharian

Penulis : Mutmainah J - Editor : Yunan Helmy

20 - Feb - 2026, 10:34

Placeholder
Ilustrasi tidur siang. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Menjalani puasa di bulan Ramadan membutuhkan manajemen energi yang baik. Perubahan pola makan dan waktu tidur karena sahur sering membuat tubuh terasa lebih cepat lelah di siang hari. Rasa kantuk pun sulit dihindari, terutama bagi pekerja kantoran, pelajar, hingga ibu rumah tangga yang tetap aktif beraktivitas.

Salah satu cara sederhana namun efektif untuk menjaga stamina selama berpuasa adalah dengan tidur siang. Meski terlihat sepele, tidur siang yang dilakukan pada waktu dan durasi yang tepat dapat membantu tubuh kembali segar tanpa mengganggu ibadah maupun aktivitas harian.

Baca Juga : Hikmah Ramadan, Pengrajin Songkok di Lamongan Banjir Order hingga Tiga Kali Lipat

Lalu, kapan waktu terbaik tidur siang saat puasa dan berapa lama durasi yang dianjurkan?

Dilansir dari laman Halodoc, waktu paling ideal untuk tidur siang saat puasa adalah setelah salat Duhur, sekitar pukul 13.00 hingga 14.00. Pada jam tersebut, tubuh secara alami mengalami penurunan energi dan fokus. Hal ini dipengaruhi oleh ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang memang membuat kita cenderung mengantuk di awal siang.

Selain setelah Duhur, tidur siang juga bisa dilakukan sebelum masuk waktu Asar. Namun, sebaiknya tidak terlalu sore karena dapat membuat tubuh terasa berat menjelang berbuka dan berpotensi mengganggu kualitas tidur malam.

Mengatur waktu tidur siang dengan baik membantu menjaga keseimbangan energi tanpa membuat tubuh semakin lemas.

Durasi Tidur Siang yang Dianjurkan

Tidak perlu tidur terlalu lama untuk mendapatkan manfaatnya. Bahkan, tidur singkat selama 15–30 menit sudah cukup untuk mengembalikan kesegaran tubuh. Durasi ini sering disebut sebagai power nap, yaitu tidur singkat yang efektif meningkatkan fokus dan daya tahan tubuh.

Jika tubuh benar-benar lelah, durasi bisa diperpanjang hingga 60–90 menit. Namun, hindari tidur lebih dari itu karena bisa menyebabkan inersia tidur. Kondisi ini membuat seseorang merasa pusing, linglung, dan sulit berkonsentrasi setelah bangun.

Intinya, semakin singkat namun berkualitas, semakin baik efeknya bagi tubuh saat berpuasa.

Manfaat Tidur Siang saat Puasa

Tidur siang yang tepat memberikan berbagai manfaat penting, di antaranya:

1. Mengembalikan Energi

Bangun lebih awal untuk sahur sering membuat waktu tidur malam berkurang. Tidur siang membantu menutup kekurangan tersebut sehingga tubuh kembali bertenaga.

2. Meningkatkan Konsentrasi

Rasa kantuk di siang hari bisa menurunkan fokus dan produktivitas. Tidur singkat terbukti membantu meningkatkan kemampuan berpikir dan konsentrasi.

3. Menjaga Mood Tetap Stabil

Kurang tidur dapat membuat suasana hati mudah berubah. Dengan istirahat yang cukup, emosi lebih terkontrol sehingga ibadah dan aktivitas berjalan lebih nyaman.

4. Mendukung Kesehatan Tubuh

Baca Juga : Jam Pelajaran Siswa SD-SMP di Jombang Lebih Singkat Selama Ramadan

Istirahat yang cukup membantu menjaga daya tahan tubuh, terutama saat asupan makanan dan cairan terbatas selama puasa.

Tips Agar Tidur Siang daat Puasa Lebih Efektif

Agar tidur siang benar-benar bermanfaat, perhatikan beberapa hal berikut:

• Atur alarm agar tidak kebablasan.

• Pilih tempat yang tenang dan nyaman.

• Gunakan pencahayaan yang cukup agar tidak terlalu gelap.

• Hindari langsung tidur setelah sahur, beri jeda sekitar 1–2 jam agar pencernaan tidak terganggu.

• Jangan tidur terlalu dekat dengan waktu berbuka agar tubuh tidak terasa berat.

Dengan cara yang tepat, tidur siang justru membantu menjaga semangat hingga azan Magrib berkumandang.

Apakah Tidur Siang Mengurangi Pahala Puasa?

Sebagian orang mungkin bertanya-tanya apakah tidur siang terlalu lama bisa memengaruhi nilai ibadah puasa. Pada dasarnya, tidur tidak membatalkan puasa. Namun, tetap dianjurkan untuk tidak berlebihan agar waktu siang tetap produktif dan diisi dengan aktivitas yang bermanfaat.

Tidur siang sebaiknya menjadi sarana menjaga kesehatan dan stamina, bukan alasan untuk bermalas-malasan sepanjang hari.

Kesimpulannya, waktu terbaik tidur siang saat puasa adalah setelah Zuhur sekitar pukul 13.00–14.00 dengan durasi ideal 15–30 menit. Jika diperlukan, tidur bisa diperpanjang hingga maksimal 60–90 menit, namun sebaiknya tidak lebih dari itu.

Dengan manajemen waktu istirahat yang baik, tubuh tetap bugar, fokus terjaga, dan aktivitas selama Ramadan dapat dijalani dengan optimal. Puasa pun terasa lebih ringan dan menyenangkan tanpa harus merasa kelelahan sepanjang hari.


Topik

Serba Serbi Tidur siang puasa tidur



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi