Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Wali Kota Batu Bidik Investasi Raksasa Lewat Forum BP Danantara, Siapkah Infrastrukturnya?

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : A Yahya

29 - Jan - 2026, 18:45

Placeholder
Wali Kota Batu Nurochman hadir dalam Investor Daily Round Table yang diinisiasi oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara) di Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).(Foto: Dokumen Prokopim Setda Kota Batu)

JATIMTIMES – Wali Kota Batu Nurochman melakukan langkah taktis untuk peluang investasi nasional berskala besar. Pria yang akrab disapa Cak Nur ini hadir langsung dalam forum bergengsi Investor Daily Round Table yang diinisiasi oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara) di Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Pemkot Batu ini bukan tanpa alasan. Di tengah ambisi pemerintah pusat menggerakkan mesin ekonomi melalui pengelolaan aset strategis negara, Kota Batu berupaya memposisikan diri agar tidak sekadar menjadi penonton dalam pusaran investasi nasional.

Baca Juga : Tempat Hiburan di Malang Makin Vulgar, Dewan Soroti Promosi Nakal Dekat Kampus ,Minta Satpol PP Bertindak

Di balik upaya perburuan modal tersebut, tantangan besar menanti: sejauh mana kesiapan infrastruktur pendukung di Bumi Batu untuk menyambut para investor kakap?

Dalam forum bertema "Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia" tersebut, Cak Nur menegaskan bahwa Kota Batu sudah menyiapkan sejumlah sektor unggulan untuk dikolaborasikan dengan Danantara, mulai dari pariwisata hingga sektor pertanian modern.

"Langkah besar melalui Danantara ini diharapkan mampu menciptakan multiplier effect bagi ekonomi daerah, termasuk Kota Batu. Kami membidik sektor pariwisata, pengembangan infrastruktur, sport center, hingga smart and integrated farming," ujar Nurochman dalam keterangannya.

Meski menawarkan potensi yang menggiurkan, kesiapan daerah dalam menyediakan iklim investasi yang benar-benar kondusif bakal diuji. Cak Nur menyadari bahwa sinergi antara kebijakan pusat dan kesiapan lahan serta regulasi di daerah harus berjalan seiring agar investor tidak hanya sekadar melirik, tapi benar-benar menanamkan modalnya.

Menurutnya, keberadaan Danantara yang dikelola sebagai katalisator ekonomi nasional harus dimanfaatkan untuk memperkuat ekosistem investasi yang berkelanjutan dan berbasis lingkungan di Bumi Batu.

"Sinergi antara kebijakan nasional dan potensi unggulan daerah adalah kunci. Kami berkomitmen menyiapkan iklim investasi yang kondusif agar pertumbuhan ekonomi di Batu bisa lebih inklusif dan berdaya saing global," imbuhnya.

Baca Juga : Profil Rachmat Pambudy, Menteri yang Sebut MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja

Di sisi lain, Kepala BP Danantara sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, memaparkan bahwa lembaga ini memang dirancang untuk mengelola aset strategis negara agar lebih kompetitif. Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi daerah seperti Kota Batu untuk membuktikan bahwa aset atau proyek yang ditawarkan memang memiliki nilai komersial dan dampak sosial yang tinggi.

Forum ini sendiri menjadi ajang krusial karena dihadiri oleh para jajaran Direktur Utama BUMN dan pemegang kebijakan ekonomi makro. Bagi Kota Batu, keterlibatan dalam jejaring ini merupakan langkah awal untuk "menyetrum" kembali sektor-sektor yang selama ini dinilai belum tergarap maksimal oleh investor kelas kakap.

Cak Nur berharap, komunikasi intensif dengan lembaga sekelas Danantara ini dapat memacu jajarannya di Pemerintah Kota Batu untuk segera merampungkan kajian teknis infrastruktur. Serta segera ditindaklanjuti dengan langkah teknis di lapangan. Tujuannya jelas, agar wacana investasi tidak berhenti di atas meja diskusi, namun benar-benar menjelma menjadi proyek nyata yang mampu menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Intinya, kami ingin Kota Batu masuk dalam radar utama investasi nasional. Kami siap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya antara pemerintah daerah, BUMN, dan investor nasional," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan bp danantara danantara nurochman cak nur dony oskario



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya