JATIMTIMES - Mau merasakan sensasi memetik dan makan buah jeruk sepuasnya langsung dari pohonnya dengan hanya membayar Rp 10 ribu? Sensasi itu bisa dinikmati di Pamekasan. Tepatnya di Dusun Kalimati, Desa Samiran, Kecamatan Proppo.
Untuk bisa sampai kekebun jeruk ini, perjalanan dapat ditempuh sekitar 6 kilometer dari pusat Kota Pamekasan.
Baca Juga : 43 Aduan Diterima Inspektorat Banyuwangi, Pengelolaan DD Mendominasi
Begitu sampai ke lokasi, pengunjung akan disambut pohon-pohon jeruk dengan buahnya yang sangat menggoda untuk disantap.
Selain itu, pengunjung dapat berswafoto di sekitar kebun dengan pemandangan berlatar pohon jeruk, yang juga tidak kalah menarik dibandingkan tempat wisata lain di Indonesia.
"Masuknya itu per orang Rp10.000, sudah bisa makan sepuasnya. Nanti untuk bawa pulang, bayar lain gitu,” kata pengelola wisata petik jaruk itu, Apriliya Soleha, Rabu (01/11/2021)
Awalnya, pemilik kebun hanya coba-coba menanam jeruk di kebun miliknya. Namun, selang beberapa waktu, pohon jeruk tumbuh dengan subur, hingga ramai dikunjungi.
“Iseng sih awalnya. Siapa tahu cocok. Eh ternyata cocok. Waktu awal berbuah, buahnya dibawa ke Kota Malang. Tidak dijadikan tempat wisata. Lama-kelamaan banyak yang berkunjung. Maka dijadikanlah wisata,” ungkap Apriliya.
Bahkan saat ini, setiap hari kebun ini dipadati pengunjung, baik dari dalam maupun luar Pamekasan. Selain datang untuk menikmati keindahan wisata, ada pula yang datang hanya untuk membeli buah jeruk.
Baca Juga : Edukasi Kelompok Rentan, 2024 Pemerintah Targetkan Penurunan Stunting 14 Persen
Setiap kilogram buah jeruk dipatok mulai dari Rp10.000 hingga Rp13.000, tergantung ukuran dan kualitas buah.
“Ada yang dari Surabaya, Bangkalan dan lain-lain. Biasanya pengunjung banyak yang datang ke sini itu hari Minggu dan Sabtu. Kalau daerah sini banyak yang cuma beli,” kata Apriliya.
Dari penjualan buah jeruk ini, pemilik berhasil meraih omzet sekitar 3 juta hingga 4 juta rupiah setiap hari.
