Negara dengan Durasi Tidur Terpendek di Dunia, Indonesia Nomor 7

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

21 - Jan - 2026, 03:08

Ilustrasi seorang pria tidur. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Indonesia masuk dalam jajaran negara dengan rata-rata durasi tidur terpendek di dunia. Data terbaru menunjukkan, waktu tidur masyarakat Tanah Air masih berada di bawah ambang ideal kesehatan. Dimana Indonesia menempati urutan ketujuh, negara yang warganya tidur kurang dari tujuh jam per malam.

Berdasarkan data World Population Review 2025, rata-rata durasi tidur penduduk Indonesia hanya sekitar 6 jam 25 menit per hari. Angka ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-44 dari total 50 negara yang disurvei, sekaligus masuk kelompok negara dengan durasi tidur paling singkat secara global.

Baca Juga : Bukan Sekadar Tes, STIE Malangkucecwara Bongkar Cara Dunia Kerja Menilai Kandidat

Kondisi ini mencerminkan pola hidup modern yang semakin padat. Jam kerja panjang, tekanan aktivitas harian, kebiasaan begadang, hingga penggunaan gawai sebelum tidur menjadi faktor utama yang menggerus waktu istirahat. Dalam banyak kasus, kurang tidur bahkan dianggap sebagai hal biasa, terutama di wilayah perkotaan.

Secara global, durasi tidur setiap negara memang berbeda-beda. Mengutip laporan Jagran Rosh, variasi ini dipengaruhi oleh budaya, jam kerja dan sekolah, tingkat penggunaan teknologi, paparan cahaya matahari, hingga perbedaan gaya hidup masyarakat kota dan desa.

Dalam daftar negara dengan durasi tidur paling singkat, Indonesia berada di bawah Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, Filipina, Kuwait, dan Taiwan. Artinya, hanya enam negara yang rata-rata waktu tidurnya lebih pendek dibanding Indonesia.

Berikut 10 negara dengan rata-rata durasi tidur kurang dari 7 jam per malam:
• Jepang – 5 jam 52 menit
• Arab Saudi – 6 jam 2 menit
• Korea Selatan – 6 jam 2 menit
• Filipina – 6 jam 8 menit
• Kuwait – 6 jam 15 menit
• Taiwan – 6 jam 21 menit
• Indonesia – 6 jam 25 menit
• Qatar – 6 jam 26 menit
• Malaysia – 6 jam 27 menit
• Singapura – 6 jam 34 menit

Sebaliknya, sejumlah negara justru dikenal memiliki budaya istirahat yang lebih baik. Selandia Baru tercatat sebagai negara dengan durasi tidur terlama, mencapai 7 jam 27 menit per malam, disusul Belanda, Finlandia, Inggris, dan Australia.

Baca Juga : SBY Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Cara Pencegehannya Makin Sempit

Sebagai informasi, tidur merupakan fondasi penting bagi kesehatan fisik dan mental. Tidur yang cukup membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga konsentrasi, memperbaiki suasana hati, serta mendukung produktivitas harian.

Sebaliknya, kurang tidur dalam jangka panjang telah dikaitkan dengan meningkatnya risiko berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan konsentrasi, stres, depresi, hingga penyakit kardiovaskular.

Para ahli kesehatan merekomendasikan orang dewasa untuk tidur 7–9 jam setiap malam. Namun, data global menunjukkan, masih banyak negara, termasuk Indonesia, yang rata-rata penduduknya belum mencapai durasi tidur ideal tersebut.