Kalender Jawa Weton Rabu Legi 8 Juli 2026: Hari Baik tuk Beli Rumah
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
08 - Jul - 2026, 10:10
JATIMTIMES - Rabu (8 Juli 2026) bertepatan dengan pasaran Legi dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 23 Sura 1960 Tahun Be atau bertepatan dengan 23 Muharam 1448 Hijriah. Hari ini juga berada dalam Wuku Mandhasiya dengan weton Rabu Legi yang memiliki jumlah neptu 12, hasil penjumlahan Rabu (7) dan Legi (5).
Bagi masyarakat Jawa, weton masih dipercaya sebagai salah satu pedoman untuk membaca karakter, kecocokan jodoh, perjalanan rezeki hingga menentukan waktu yang dianggap baik dalam menjalankan berbagai aktivitas penting.
Menurut primbon Jawa, orang yang lahir pada weton Rabu Legi dikenal memiliki rezeki yang cenderung lancar. Sifat kepeduliannya juga cukup tinggi sehingga senang membantu orang lain. Selain pekerja keras, pemilik weton ini juga mudah bergaul dan disukai banyak orang.
Di balik kelebihannya, ada beberapa sifat yang perlu diperhatikan. Rabu Legi dikenal mudah dimanfaatkan karena terlalu baik kepada sesama. Selain itu, memiliki kecenderungan boros dan emosinya juga mudah terpancing dalam situasi tertentu.
Pangarasan weton Rabu Legi adalah Aras Kembang, yang berarti gampang tampa sihing panggedhe atau mudah memperoleh perhatian dan kasih sayang dari atasan maupun orang yang memiliki pengaruh. Hal tersebut dipercaya berasal dari pembawaan yang halus, sopan, serta mampu menarik simpati orang di sekitarnya.
Sementara itu, Pancasuda Rabu Legi adalah Sumur Sinaba, yang bermakna dadi pangungsening kapinteran. Makna tersebut menggambarkan sosok yang cerdas, berwawasan luas, serta sering menjadi tempat bertanya karena petuah dan nasihat yang dimiliki.
Hari ini berada dalam Wuku Mandhasiya yang dilambangkan oleh Bathara Brama. Wuku ini menggambarkan pribadi yang keras pendirian dan sulit memaafkan ketika sedang marah.
Simbol gedhong yang terkunci di depan melambangkan sifat hemat dalam mengelola harta, meski terkadang suka memperlihatkan pemberian atau hasil yang dimiliki serta senang mendapat pujian. Pohon asam menjadi perlambang pribadi yang mampu mengayomi dan memberi kesejukan bagi orang yang sedang mengalami kesulitan.
Selain itu, burung platuk bawang melambangkan pribadi pekerja keras yang memiliki rasa welas asih. Gambaran batu hitam di bawah pohon besar menunjukkan kesabaran yang tinggi, tetapi apabila emosi memuncak akan sulit diredam.
Dalam Wuku Mandhasiya juga terdapat peringatan agar lebih berhati-hati terhadap gangguan dari orang lain maupun bahaya yang diibaratkan berasal dari taring binatang. Selama tujuh hari pada wuku ini disarankan menghindari aktivitas menggali tanah atau pekerjaan penting yang berkaitan dengan bagian bawah tanah.
Secara khusus, Rabu Legi di Wuku Mandhasiya memiliki watak rahayu. Primbon menyebut hari ini baik dimanfaatkan untuk membeli rumah maupun merobohkan bangunan yang akan dibangun kembali karena dipercaya membawa hasil yang baik.
Dalam urusan pekerjaan, pemilik weton Rabu Legi dinilai cocok menekuni profesi yang membutuhkan kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, dan kewibawaan. Beberapa bidang yang sesuai antara lain guru, polisi, prajurit TNI, pengacara, hingga humas atau hubungan masyarakat.
Sementara dalam urusan asmara, weton Rabu Legi dipercaya paling serasi dengan pasangan yang memiliki jumlah neptu 7, 12, atau 17. Beberapa weton yang termasuk dalam perhitungan tersebut antara lain Selasa Wage, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Kamis Wage, Kamis Pahing, dan Sabtu Kliwon.
