Ramai Keluhan Rumah Kosong di Karangploso Malang Dibobol Maling, Bikin Warga Resah

Reporter

Binti Nikmatur

25 - May - 2026, 11:59

Ilustrasi maling merusak pintu rumah. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Aksi pencurian di kawasan Karangploso, Kabupaten Malang, ramai dikeluhkan warga di media sosial. Sejumlah rumah yang jarang dihuni disebut menjadi sasaran maling, meski berada di perumahan dengan sistem one gate system dan penjagaan keamanan 24 jam.

Keluhan itu salah satunya diunggah akun Threads @novelasenja. Ia mengingatkan warga yang memiliki rumah kosong atau jarang ditempati di wilayah Kepuharjo, Karangploso agar lebih sering mengecek kondisi rumahnya.

Baca Juga : Pemkab Malang Belum Putuskan Pengisian Tiga JPTP yang Kosong

“Buat yang punya rumah di daerah Kepuharjo, Karangploso Malang dan rumahnya jarang dihuni, coba mulai sekarang sering dicek ya! Di cluster aku sendiri udah ada sekitar 5 rumah kemalingan,” tulisnya.

Ia mengaku khawatir meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, apalagi menjelang bepergian atau mudik.

“Padahal sistemnya udah one gate system dan security 24 jam. Di perumahan depan dan samping juga udah ada yang kemalingan juga infonya,” lanjutnya.

Menurutnya, pelaku diduga memang mengincar rumah-rumah yang kosong atau jarang ditempati pemiliknya.

“Targetnya rumah-rumah kosong yang ditinggal pemiliknya atau jarang dihuni, ini kita mau mudik juga jadi kepikiran terus buat ninggal rumah,” tulisnya lagi.

Keluhan serupa juga disampaikan akun @Maicha_dinata. Ia mengaku rumah miliknya di Malang ikut dibobol maling karena sudah lama tidak dihuni.

“Gragas bgt maling di Malang. Aku punya rumah di Malang tapi jarang ku huni karena aku kerja dan tinggal di Jakarta,” tulisnya.

Ia mengatakan terakhir kali pulang ke rumah tersebut saat libur Lebaran. Namun saat rumah dicek kembali oleh keluarganya, kondisi rumah sudah dibobol maling.

“Hari ini ibu dan kakak mertua cek rumah karena ada info tetangga banyak yang kemalingan dan Qodarullah rumahku di maling juga,” ujarnya.

Meski rumah belum terisi penuh, sejumlah barang tetap raib dibawa pelaku. Bahkan benda-benda yang menempel di rumah juga ikut dicopot.

“Karena rumah belum ada isi, malingnya menggondol gorden semua jendela, mesin pompa, kompor, tabung LPG, mencongkel seluruh keran, handle pintu, wastafel, shower kamar mandi dan bidet closet,” tulisnya.

Unggahan tersebut langsung menuai banyak tanggapan dari warganet. Beberapa mengaku kejadian serupa juga terjadi di sejumlah perumahan lain di kawasan Karangploso.

Baca Juga : 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Akhirnya Tiba di Indonesia usai Ditangkap Israel

“Padahal srimaya, Jawara & Patra garden one gate sistem loo. Ttp lolos yaa malingnya. Apa keluar masuk perum nggk di cek yaa,” tulis akun @situnur****.

Ada pula warga yang menyebut pengawasan di perumahan masih longgar sehingga orang asing bebas keluar masuk.

“Kebetulan aku disalah satu perumahan daerah kepuh, dan ya beberapa waktu lalu rumah tetanggaku kemalingan (rumah kosong), yang dicuri tv dan kompor kalo ga salah. Tapi emang rada-rada satpam kompleknya. Semua orang boleh masuk,” komentar akun @diah**.

Warganet lain juga mengaku mendengar adanya kasus pencurian mesin cuci di sekitar perumahan tersebut.

“Seputaran perumahan srimaya, jawara, patra garden. Infonya sampai ada maling 5 mesin cuci,” tulis akun @bangkit****.

Sementara akun @mamah***** menceritakan aksi pencurian di kawasan GPA yang sempat terekam CCTV.

“Eh iyaloh, 2 Minggu yg lalu, jarak beberapa rumah dari rumahku, daerah GPA, awalnya kosong trus dibeli org dan direnov eh dimaling peralatan nya,” tulisnya.

Ia mengatakan maling bahkan berani beraksi sekitar pukul 02.00 WIB meski jalan sekitar tidak terlalu sepi.

“Ada pompa air juga dimaling, maling sempet terekam CCTV bw brd curian di bungkus glangsing, sekitar pukul 2 malam, pdhl jln juga ngg sepi2 amat berani bgt tu maling,” lanjutnya.

Ramainya keluhan ini membuat warga mulai waswas meninggalkan rumah kosong dalam waktu lama. Hingga berita ini diturunkan, JatimTIMES masih berupaya mengonfirmasi ramainya keluhan pencurian kepada pihak kepolisian.