Diterpa Angin Kencang, Patung Mawar di Pulau Jalan Kawasan Sultan Agung Kota Batu Rusak
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
09 - Mar - 2026, 01:46
JATIMTIMES – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Batu dalam beberapa hari terakhir turut berdampak serius pada sejumlah fasilitas umum (fasum). Selain itu, beberapa infrastruktur juga mengalami kerusakan. Seperti pada patung hias di Pulau Jalan Kawasan Sultan Agung yang didapati patah.
Dari pantauan JatimTIMES, Senin (9/3/2026), kerusakan terjadi di sejumlah patung berbentuk bunga mawar. Tepatnya di depan pintu masuk area Taman Hutan Kota Bindas dan Stadion Gelora Brantas.
Baca Juga : Diterjang Angin Kencang, Pohon Jati Setinggi 10 Meter Ambruk Timpa Rumah Warga di Sumberejo
Beberapa patung bunga mawar roboh akibat tak kuat menahan angin kencang beberapa hari terakhir. Salah satu patung dengan tinggi sekitar 2 meter patah.

Beberapa hiasan lain juga tampak ringkih. Sejumlah hiasan miring terkena angin dan juga hampir roboh.
Menurut salah seorang petugas kebersihan di sekitar taman hutan kota, patung tersebut rusak dan tak bisa berfungsi kembali sebagai patung hias gerak. Padahal semula, patung yang berada di pulau jalan 3 itu menampilkan visualisasi gerak saat malam hari, disertai lampu hias nan cantik.
"Kemarin itu terkena angin kencang beberapa hari. Eman, rusak semua," ungkapnya.
Warga asli Temas Kota Batu itu mengungkapkan jika patung hias tersebut dibangun oleh pihak Jatim Park Group. Yang mana diketahui, pembangunan revitalisasi pulau jalan memang dikerjasamakan Pemkot Batu melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungannya Badan Usaha (TJSLBU).
"Ini kan punya jatimpark yang bangun. Mungkin nanti akan diperbaiki," imbuh dia.
Baca Juga : Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir
Manager Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park (JTP) Group Titik S. Ariyanto mengonfirmasi hal tersebut. Pihaknya membenarkan kerusakan bukan karena ulah oknum tidak bertanggung jawab, namun lantaran dampak angin kencang.
"Iya benar, (ada kerusakan). Itu akan segera diperbaiki," singkat Titik saat dihubungi, Senin siang.
Sebelumnya, pulau jalan atau taman median Jalan Sultan Agung Kota Batu mendapatkan revitalisasi. Beberapa ornamen menarik perhatian warga dan pengunjung. Sempat dikritik, sejumlah taman baru dari hasil revitalisasi menjadi daya tarik baru.
Dengan pemanfaatan teknologi visual mapping, patung-patung di median jalan itu menyala di malam hari. Namun, patung-patung tersebut kini mengalami kerusakan akibat dampak bencana cuaca ekstrem.
