Bupati Sanusi Tinjau Lokasi Longsor di Taji Jabung, Perintahkan DPUBM Segera Lakukan Perbaikan

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy

02 - Mar - 2026, 02:45

Bupati Malang HM. Sanusi didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma dan Kalaksa BPBD Kabupaten Malang Purwoto saat meninjau lokasi tanah longsor di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Senin (2/3/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi bergerak cepat meninjau lokasi tanah longsor yang sempat menghambat di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kejadian ini sempat menghambat aksesibilitas masyarakat dikarenakan separuh lebih bagian jalan longsor

Dalam peninjauan ke lokasi tanah longsor tersebut, Sanusi didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Purwoto, Camat Jabung Taufik Nurahman, Kepala Desa Taji Dindin Siswanto, serta jajaran Forkopimcam Jabung. 

Baca Juga : Diguyur Hujan Deras, Plengsengan Teknis Saluran Irigasi Sawah di Bumiaji Kota Batu Jebol Sepanjang 35 MeterĀ 

Pantauan JatimTIMES.com di lokasi,  tanah longsor di  tersebut terjadi pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Penyebab utama yakni cuaca ekstrem berupa hujan deras sehingga  menyebabkan separuh lebih badan jalan longsor hingga kedalaman sekitar 15 meter. 

Pasca-kejadian, akses jalan tersebut hanya bisa dilalui oleh sepeda motor saja. Selanjutnya tim dari DPUBM Kabupaten Malang bergerak ke lokasi untuk melakukan pelebaran jalan darurat menggunakan sesek bambu dan sandbag yang berisi material pasir dan baru serta tambahan kandungan tanah. 

Peninjauan lokasi longsor di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Sehingga pada hari ini Senin (2/3/2026) akses jalan dari arah Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung menuju Desa Taji, Kecamatan Jabung, atau sebaliknya bisa dilalui oleh sepeda motor maupun mobil. Namun harus tetap berhati-hati saat melintas di ruas jalan tersebut.  

"Alhamdulillah ini saya lihat, untuk bisa segera ditangani. Sehingga mulai besok sudah ada penanganan supaya jalannya bisa dilalui. Ini memang langsung karena memang sudah dianggarkan. Anggarannya sudah ada, tinggal pelaksanaan kedahululan banjir (dan tanah longsor)," ungkap Sanusi, Senin (2/3/2026). 

Sanusi menegaskan, pembangunan dinding penahan atau pelengsengan dan jalan yang ambles karena longsor serta titik-titik jalan rusak di ruas jalan Sukopuro-Taji akan diperbaiki di tahun 2026. 

Baca Juga : Kejar Dividen dan Reformasi Tata Kelola, Pansus BUMD DPRD Jatim Bidik Rekomendasi Mei-Juni

"Untuk anggaran sudah ada tinggal pelaksanaannya tapi keduluan tanah longsor ini. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 300 juta rupiah untuk plengsengan dan Rp 500 juta untuk jalannya. Untuk yang jalan rusak di bawah yang lubang-lubang itu juga akan kita benahi," jelas Sanusi. 

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malang, utamanya yang berada di Desa Taji, Desa Pandansari dan Desa Sukopuro, agar tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang ambles karena tanah longsor. Terlebih lagi di musim hujan seperti sekarang ini, semuanya harus tetap berhati-hati saat berkendara.