Cuaca Ekstrem Terjang Bumiaji, Atap Rumah Warga Terbang Menimpa Gudang Hingga Ambruk
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Dede Nana
27 - Feb - 2026, 04:53
JATIMTIMES – Cuaca ekstrem kembali menimbulkan dampak bencana di wilayah Kota Batu. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan kerusakan bangunan di kawasan Jalan Imam Bonjol, Dusun Baru, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, pada Jumat (27/2/2026) siang.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ini mengakibatkan atap rumah milik warga bernama Sumarti berukuran 6 x 5 meter terbang terbawa angin. Ironisnya, material atap yang terlepas tersebut jatuh menimpa bangunan gudang milik warga lain yakni Wiri yang berada tepat di bawahnya.
Baca Juga : Viral! Pria Diperas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai Bali, Langsung Ditanggapi Purbaya
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu, Suwoko, mengonfirmasi. Dikatakannya, terjangan angin kencang tersebut membuat struktur atap rumah di lantai dua tidak mampu bertahan hingga akhirnya ambruk. Kondisi ini membuat area lantai atas rumah korban kini tidak bisa ditempati.
"Penyebab utamanya adalah hujan deras dan angin kencang yang membuat atap rumah Ibu Sumarti terbawa angin dan ambruk. Materialnya kemudian menimpa gudang di bawahnya, menyebabkan kerusakan pada atap gudang dan kaca," jelas Suwoko, Jumat sore.
Meskipun kerusakan fisik cukup terlihat, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil dialami oleh dua pihak, yakni Ibu Sumarti yang kehilangan fungsi ruang lantai dua, serta Haji Wiri yang gudangnya mengalami kerusakan ringan.
Merespons kejadian tersebut, tim reaksi cepat BPBD Kota Batu segera terjun ke lokasi bersama Agen Bencana Provinsi Jatim, Orari, relawan, dan perangkat desa setempat. Petugas langsung melakukan kaji cepat untuk menentukan langkah penanganan darurat yang diperlukan.
"Kami telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah tindak lanjut pasca-bencana. Sebagai penanganan awal, kami menyalurkan bantuan logistik untuk kerja bakti serta terpal guna menutup area yang rusak agar kerusakan tidak meluas jika hujan turun lagi," tambahnya.
Baca Juga : Klarifikasi Soedomo Mergonoto yang Dikaitkan dengan Konflik Klenteng Kwan Sing Bio Tuban
BPBD juga merekomendasikan adanya perbaikan permanen pada atap yang rusak melalui dinas terkait. Selain itu, Suwoko memberikan peringatan keras kepada masyarakat Kota Batu untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang sulit diprediksi belakangan ini.
Saat ini, warga bersama para relawan masih bahu-membahu membersihkan material bangunan yang roboh. Kehadiran berbagai unsur, mulai dari BPBD hingga warga sekitar, menunjukkan solidaritas yang kuat dalam penanganan bencana di tingkat desa.
"Kami mengimbau warga untuk selalu berhati-hati, terutama saat terjadi angin kencang. Hindari berada di dekat bangunan yang struktur atapnya kurang kokoh atau pohon besar demi keselamatan bersama," tegas Suwoko.
