Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

John Herdman Bongkar Penyebab Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3 di Piala AFF 2026

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

04 - Aug - 2026, 07:35

Placeholder
Hasil laga Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026. (Foto @timnasindonesia)

JATIMTIMES - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam setelah kalah telak 0-3 pada laga lanjutan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB.

Usai pertandingan, pelatih Timnas Indonesia John Herdman langsung mengungkap faktor utama yang membuat Skuad Garuda gagal mengimbangi permainan Vietnam. Menurut pelatih asal Kanada itu, kekalahan berawal dari buruknya performa tim pada 10 hingga 15 menit pertama pertandingan.

Baca Juga : Ramalan Zodiak Selasa 4 Agustus 2026: Aries hingga Libra, Karier Bersinar hingga Peluang Cinta Datang

Herdman menilai Indonesia gagal mengantisipasi permainan langsung dan duel fisik yang diperagakan Vietnam sejak menit awal. Situasi tersebut membuat lawan mampu mencetak gol dengan mudah, lalu memainkan strategi yang mereka inginkan, yakni bertahan rapat dan menghukum Indonesia melalui serangan balik.

"Kami seharusnya lebih siap menghadapi permainan langsung dan duel fisik Vietnam pada 10 hingga 15 menit pertama. Saya rasa kami memberikan mereka gol yang terlalu mudah. Ketika Anda melakukan itu melawan tim seperti Vietnam, pertandingan akan menjadi sangat sulit karena mereka bisa menyerang lewat serangan balik, dan mereka melakukannya," ujar Herdman dalam konferensi pers usai pertandingan.

Meski kecewa dengan hasil yang diraih, Herdman mengaku belum ingin mengambil kesimpulan secara terburu-buru. Ia menegaskan tim pelatih akan melakukan evaluasi secara menyeluruh dengan kepala dingin sebelum menghadapi Singapura pada pertandingan berikutnya.

"Ini masih sangat awal dan emosinya masih tinggi setelah pertandingan. Kami harus melihat pertandingan ini dengan kepala dingin," katanya.

Penilaian Herdman tersebut terlihat jelas sepanjang jalannya pertandingan. Vietnam tampil agresif sejak peluit pertama dibunyikan dan mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan Indonesia.

Gol pembuka lahir melalui Nguyen Van Vi setelah menerima umpan terobosan Nguyen Hoang Duc. Van Vi dengan tenang menaklukkan Nadeo Argawinata dan membawa Vietnam unggul 1-0.

Hanya beberapa menit berselang, Vietnam kembali mencetak gol. Kali ini Nguyen Hai Long memanfaatkan ruang kosong di sisi kiri pertahanan Indonesia sebelum melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi Nadeo. Gol pada menit ke-14 itu membuat Vietnam memperbesar keunggulan menjadi 2-0.

Indonesia sempat berusaha mengambil alih permainan pada sisa babak pertama. Namun, rapatnya pertahanan Vietnam membuat Skuad Garuda kesulitan menciptakan peluang bersih.

Memasuki babak kedua, Indonesia mencoba bangkit. Thom Haye sempat mengancam melalui tembakan dari dalam kotak penalti pada menit ke-57, tetapi masih mampu diamankan kiper Giang Le.

Peluang kembali hadir lewat sundulan Baker serta beberapa pergantian pemain yang dilakukan Herdman dengan memasukkan Beckham Putra, Jens Raven, dan Tim Geypens. Sayangnya perubahan tersebut belum mampu mengubah jalannya pertandingan.

Sebaliknya, Vietnam kembali memperlihatkan efektivitas serangan mereka. Setelah sempat mengancam lewat Do Hoang Hen, Nguyen Xuan Son akhirnya mencetak gol ketiga pada menit ke-71 untuk memastikan kemenangan Vietnam dengan skor 3-0.

Menjelang laga berakhir, Tim Geypens dan Rizky Eka sempat memperoleh peluang. Namun, seluruh upaya tersebut belum mampu memperkecil ketertinggalan Indonesia.

Selain buruknya awal pertandingan, Herdman juga menilai organisasi permainan Indonesia masih perlu diperbaiki, terutama ketika tim kehilangan bola.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Selasa Pon 4 Agustus 2026: Hindari Kegiatan di Air 

Menurutnya, keseimbangan antara menyerang dan bertahan harus lebih terjaga agar lawan tidak mudah memanfaatkan ruang kosong saat melakukan serangan balik.

"Kami harus menjaga bentuk permainan tetap rapat saat menyerang maupun bertahan. Manajemen pertandingan harus lebih baik, dan itu menjadi tanggung jawab pelatih terlebih dahulu, bukan pemain. Kami harus memastikan 15 menit pertama menjadi periode yang sulit bagi tim sekuat Vietnam," tegasnya.

Meski menelan kekalahan telak, Herdman memastikan Timnas Indonesia tidak akan mengubah identitas permainannya.

Ia menegaskan Skuad Garuda akan tetap bermain menyerang, menekan lawan sejak awal, serta membangun serangan dari lini belakang. Namun, ia mengakui strategi tersebut harus dibarengi dengan transisi bertahan yang lebih disiplin.

"Tim ini ingin menyerang. Kami ingin mengirim banyak pemain ke depan. Kami tidak ingin menjadi tim yang hanya bertahan di area sendiri dan mengandalkan serangan balik. Permainan seperti itu membutuhkan keberanian, tetapi juga memiliki risiko," ujar Herdman.

Ia menambahkan bahwa kemampuan menjaga rest defense dan transisi bertahan akan menjadi fokus utama tim sebelum menghadapi Singapura.

Herdman mengingatkan bahwa skuad yang dimilikinya masih berada dalam tahap pembangunan. Menurutnya, kelompok pemain saat ini baru menjalani pertandingan keempat bersama sehingga proses membangun chemistry dan pemahaman taktik masih terus berlangsung.

Karena itu, ia meminta seluruh pemain menjadikan kekalahan dari Vietnam sebagai pelajaran untuk tampil lebih baik pada laga berikutnya.

"Tim kami berani. Kami ingin bermain sepak bola, menekan lawan, dan membangun serangan dari belakang. Ini baru pertandingan keempat grup pemain ini bersama-sama dan baru pertandingan resmi kedua atau ketiga. Kami akan terus berkembang. Kami harus menerima pukulan ini. Kami tidak boleh membuang muka. Kami harus mengakui kesalahan, belajar darinya, dan tetap bersatu karena kami masih memiliki pertandingan besar berikutnya," tutup Herdman.

Hasil ini membuat persaingan di Grup A Piala AFF 2026 semakin ketat. Timnas Indonesia kini wajib bangkit dan meraih hasil positif saat menghadapi Singapura agar peluang lolos ke babak semifinal tetap terbuka.


Topik

Olahraga piala aff indonesia vietnam



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana

Olahraga

Artikel terkait di Olahraga