Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Lewat Pendampingan dan Simulasi Desk Evaluasi ZI, MTsN 1 Kota Malang Perkuat Kesiapan Menuju WBK/WBBM 

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

20 - Jul - 2026, 16:52

Placeholder
MTsN 1 Kota Malang menyelenggarakan kegiatan Pendampingan dan Simulasi Desk Evaluasi ZI sebagai bagian dari persiapan menghadapi penilaian nasional (Anggara Sudiongko/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang terus mematangkan langkah menuju predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) / Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pendampingan intensif dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) yang dikemas dalam kegiatan Pendampingan dan Simulasi Desk Evaluasi ZI sebagai bagian dari persiapan menghadapi penilaian nasional, Senin (20/7/2026).

Pendampingan itu tidak hanya menguji kesiapan dokumen administrasi, tetapi juga menelaah implementasi pembangunan Zona Integritas di lapangan. Berbagai aspek menjadi perhatian evaluator, mulai dari tata kelola organisasi, pelayanan publik, manajemen kinerja, pengendalian gratifikasi dan benturan kepentingan, hingga inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat.

1

Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Hj. Erni Qomaria Rida, M.Pd., mengatakan simulasi tersebut menjadi momentum penting untuk melihat berbagai kekurangan sekaligus memperkuat kesiapan madrasah sebelum menghadapi penilaian sesungguhnya.

Baca Juga : Menuju Prestasi OSN Nasional, MIN 1 Kota Malang Fasilitasi Pelaksanaan OSN-P 2026

"Dari pendampingan simulasi desk evaluation ZI ini, kami banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman. Kami harus terus berupaya menjadi lebih baik lagi, baik dari sisi administrasi maupun pelaksanaannya," ujarnya.

Salah satu poin yang mendapat perhatian dalam pembangunan Zona Integritas di MTsN 1 Kota Malang adalah penguatan karakter peserta didik. Madrasah meyakini integritas tidak hanya dibangun melalui kelengkapan administrasi, tetapi juga harus ditanamkan dalam budaya sekolah sejak dini.

2

Karena itu, program pencegahan perundungan dimasukkan ke dalam Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM) melalui bidang kesiswaan. Program tersebut langsung diberikan kepada seluruh siswa baru sejak Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA).

Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi dengan Polresta Malang Kota, Puskesmas, perguruan tinggi, serta Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Materi yang diberikan mencakup edukasi tentang bullying, bahaya narkoba, rokok, kesehatan remaja, hingga penguatan karakter.

Program preventif itu diperkuat melalui sinergi Tim Tata Tertib, Klinik Karakter, dan Bimbingan Konseling (BK) yang bertugas memberikan pendampingan apabila ditemukan indikasi perundungan maupun pelanggaran disiplin.

Madrasah juga membentuk Duta Karakter dan Anti Perundungan sebagai agen edukasi di kalangan siswa. Hasilnya, angka perundungan kategori ringan, termasuk kebiasaan mengejek teman dengan menyebut nama orang tua, disebut mengalami penurunan yang cukup signifikan.

2

Dalam sesi evaluasi, tim dari Itjen Kemenag juga menyoroti inovasi dan praktik baik yang telah dikembangkan MTsN 1 Kota Malang. Salah satunya adalah keberhasilan sejumlah program unggulan madrasah direplikasi oleh sekolah lain, mulai dari English Camp, kelas olimpiade, kelas tahfiz, kelas bilingual, hingga kegiatan bakti sosial.

Selain aspek pendidikan karakter, evaluator juga menguji tindak lanjut rekomendasi Tim Penilai Nasional (TPN) pada penilaian sebelumnya. Erni juga menjelaskan telah melakukan berbagai perbaikan, mulai dari penguatan monitoring dan evaluasi internal, penyelarasan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dengan Rencana Strategis (Renstra), penyempurnaan Laporan Kinerja, hingga penyusunan Rencana Kerja Madrasah (RKM) secara partisipatif.

Evaluasi kinerja dilaksanakan setiap triwulan dengan melibatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan. Hasil evaluasi menjadi dasar pembinaan sekaligus pemberian penghargaan kepada pegawai berprestasi, disertai pengembangan sistem evaluasi yang lebih terukur.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Anugerahkan Penghargaan kepada 13 Koperasi, Pacu Transformasi dan Digitalisasi

Pada aspek pelayanan publik, MTsN 1 Kota Malang memaparkan berbagai inovasi digital yang telah diterapkan. Saat ini madrasah memiliki 11 layanan publik melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), sebagian besar sudah dapat diakses secara daring.

Melalui aplikasi Sistem Informasi Digital Madrasah (SIGMA), orang tua dapat memantau perkembangan akademik maupun nonakademik anak secara real time, termasuk rekam prestasi yang tersimpan sejak kelas VII hingga IX.

Sementara itu, sistem E-Semarak digunakan untuk memantau kehadiran siswa sejak memasuki gerbang sekolah hingga proses pembelajaran di kelas. Informasi presensi, keterlambatan, maupun pelanggaran disiplin diteruskan kepada wali kelas dan disampaikan kepada orang tua sebagai bentuk transparansi layanan.

Aspek lain yang mendapat perhatian evaluator adalah pelaksanaan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM). Pihak madrasah menjelaskan bahwa seluruh tahapan PMBM mengacu pada petunjuk teknis Kementerian Agama. Mulai dari penyusunan proposal, publikasi informasi melalui brosur dan video, pelaksanaan tes akademik, psikotes, hingga pengumuman hasil dilakukan secara terbuka.

Untuk menjamin integritas seleksi, pelaksanaan ujian didukung sistem keamanan digital yang mampu mendeteksi upaya membuka aplikasi lain saat tes berlangsung. Verifikasi identitas peserta juga dilakukan sebelum ujian dimulai, sementara seluruh hasil seleksi diumumkan secara terbuka melalui laman madrasah maupun papan pengumuman.

Erni juga menegaskan, bahwa seluruh peserta, termasuk anak guru maupun pegawai Kementerian Agama, mengikuti mekanisme seleksi yang sama tanpa perlakuan khusus. Melalui pendampingan yang dilakukan Itjen Kemenag, MTsN 1 Kota Malang berharap seluruh proses pembenahan yang telah dilakukan semakin memperkuat kualitas tata kelola, pelayanan publik, serta budaya integritas di lingkungan madrasah. Target akhirnya bukan sekadar meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, tetapi menghadirkan layanan pendidikan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


Topik

Pendidikan mtsn 1 kota malang zona integritas wbk wbbm kemenag



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan