Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

5.269 Pelajar Berebut Kursi di UIN Malang, Seberapa Ketat Masuk Kampus Ulul Albab Lewat UM PTKIN?

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

08 - Jun - 2026, 13:48

Placeholder
UIN Maliki Malang, Ita Hidayatus Sholiah saat memantau jalannya ujian (ist)

JATIMTIMES – Ribuan calon mahasiswa tengah menanti hasil perjuangan mereka untuk menembus salah satu kampus Islam negeri favorit di Indonesia. Tahun ini, persaingan masuk Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN) 2026 berlangsung cukup ketat. Sebanyak 5.269 peminat tercatat memilih UIN Malang, sementara kuota yang tersedia hanya 1.917 kursi.

Data tersebut menunjukkan tidak semua pendaftar memiliki peluang yang sama untuk diterima. Dengan selisih lebih dari 3.300 pendaftar dibandingkan daya tampung yang tersedia, ribuan peserta harus bersaing melalui hasil ujian yang dilaksanakan secara nasional.

Baca Juga : Pasangan di Kota Batu Ini Gelar Pernikahan di Bioskop, Ijab Kabul hingga Nonton Film Perjalanan Cinta

Persaingan itu mulai terlihat saat Seleksi Elektronik UM PTKIN digelar pada 8 hingga 9 Juni 2026. Di Panitia Lokal UIN Malang, sebanyak 1.078 peserta mengikuti ujian yang berlangsung di Gedung Laboratorium Teknologi Informasi Fakultas Sains dan Teknologi lantai 3. Pelaksanaan seleksi dibagi dalam lima sesi untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian secara tertib dan lancar.

UM PTKIN sendiri merupakan jalur seleksi nasional bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia. Seleksi ini dirancang untuk menjaring calon mahasiswa secara objektif, transparan, dan akuntabel melalui Sistem Seleksi Elektronik (SSE) berbasis komputer.

2

Kepala Bagian Akademik UIN Malang, Imam Ahmad, mengungkapkan bahwa tingginya jumlah peminat menunjukkan UIN Malang masih menjadi salah satu tujuan utama calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari total 5.269 peminat tersebut, sebanyak 1.766 peserta menjadikan UIN Malang sebagai pilihan pertama. Sementara 1.865 peserta menempatkan UIN Malang sebagai pilihan kedua dan 1.638 peserta memilihnya sebagai pilihan ketiga.

“Untuk jumlah peminat mencapai 5.269,” ujar Imam saat ditemui di lokasi ujian.

3

Menurut Imam, seluruh program studi yang dibuka melalui jalur UM PTKIN tahun ini merupakan program studi berbasis keagamaan. Terdapat 14 program studi yang dapat dipilih peserta. Meski berbasis studi keislaman, program-program tersebut tetap menjadi magnet bagi calon mahasiswa yang ingin mendapatkan pendidikan yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu pengetahuan modern.

Fenomena tingginya minat tersebut menjadi menarik di tengah tren pendidikan tinggi yang dalam beberapa tahun terakhir cenderung didominasi program studi umum, vokasi, dan bidang-bidang yang dianggap memiliki keterkaitan langsung dengan dunia kerja. Namun UIN Malang justru masih mampu menarik ribuan pendaftar melalui program-program studi keagamaannya.

Besarnya jumlah peminat dibandingkan kuota yang tersedia membuat setiap nilai hasil ujian menjadi sangat menentukan. Peserta tidak hanya bersaing dengan pendaftar dari Jawa Timur, tetapi juga dengan calon mahasiswa dari berbagai provinsi yang sama-sama menargetkan kursi di UIN Malang.

1

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN Maliki Malang, Ita Hidayatus Sholiah, memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur. Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, seluruh rangkaian seleksi berlangsung tertib, kondusif, dan lancar.

Baca Juga : Harga Cabai Kembali Terkendali, Pemkot Malang Siapkan Intervensi untuk Komoditas Lain

Pelaksanaan ujian juga mendapat dukungan penuh dari panitia serta tim teknis yang bertugas memastikan sistem komputer berjalan tanpa kendala selama proses seleksi berlangsung.

“Kami mengimbau seluruh peserta hadir tepat waktu dan mengikuti ketentuan yang berlaku agar seleksi berjalan tertib dan lancar,” kata Ita.

Ia berharap seluruh peserta dapat memperoleh hasil terbaik dan berhasil diterima di perguruan tinggi yang menjadi tujuan mereka. Namun bagi peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur UM PTKIN, kesempatan untuk melanjutkan studi di UIN Malang masih terbuka melalui jalur seleksi mandiri yang akan digelar setelah pengumuman hasil seleksi nasional.

Kini, ribuan peserta hanya tinggal menunggu hasil yang akan diumumkan pada 30 Juni 2026. Tanggal tersebut akan menjadi penentu siapa saja yang berhasil mengamankan satu dari 1.917 kursi yang tersedia di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bagi yang lolos, hasil itu menjadi tiket memasuki dunia perkuliahan. Sebaliknya, bagi ribuan peserta lainnya, persaingan ketat UM PTKIN 2026 akan menjadi catatan bahwa masuk ke UIN Malang memang bukan perkara mudah.


Topik

Pendidikan uin maliki malang uin malang um ptkin imam ahmad seleksi mahasiswa baru



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya