Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Gerindra Kota Malang Fokuskan Kurban untuk Dhuafa, DPRD Kritik Fasilitas RPH

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

28 - May - 2026, 12:41

Placeholder
Kader Gerindra saat menyaksikan penyembelihan hewan kurban di RPH (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - DPC Partai Gerindra Kota Malang memanfaatkan momentum Iduladha 1447 Hijriah dengan menyembelih 11 ekor sapi dan 15 ekor kambing untuk dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di lima kecamatan Kota Malang. Dari total hewan kurban tersebut, diperkirakan menghasilkan sekitar 3 hingga 3,5 ton daging kurban yang diprioritaskan bagi kaum dhuafa.

Ketua Panitia Kurban DPC Gerindra Kota Malang Abu Bakar mengatakan, satu ekor sapi telah disembelih pada Rabu (27/5/2026), sedangkan 10 sapi lainnya dipotong pada Kamis (28/5/2026).

Baca Juga : Di Tengah Kondisi Prihatin, PDIP Kota Malang Bagikan 2.500 Paket Kurban pada Idul Adha 1447 H

“DPC Partai Gerindra di tahun 2026 ini alhamdulillah berhasil menyembelih 11 sapi dan 15 ekor kambing,” ujar Abu Bakar.

Beberapa sapi kurban yang disembelih memiliki bobot jumbo. Dua sapi merupakan kurban dari Ketua DPC Gerindra Kota Malang Moreno Soeprapto dengan berat lebih dari satu ton dan sekitar 900 kilogram. Selain itu, terdapat sapi dari Fraksi Gerindra dengan bobot hampir mencapai 900 kilogram.

Menurut Abu Bakar, seluruh daging kurban nantinya disalurkan secara proporsional kepada masyarakat di lima kecamatan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. “Insyaallah pembagiannya mudah-mudahan secara proporsional dan adil untuk semuanya,” katanya.

Ia menegaskan, distribusi daging kurban tahun ini lebih difokuskan kepada masyarakat kurang mampu dibanding kader partai. Bahkan anggota Fraksi Gerindra disebut tidak mengambil bagian dari jatah kurban DPC agar penyaluran lebih maksimal kepada warga yang membutuhkan.

“Kita mendahulukan kaum dhuafa. Untuk dari fraksi kita tidak mengambil bagian dari DPC Partai Gerindra karena difokuskan sesuai permintaan Ketua DPC untuk kaum dhuafa,” tegasnya.

Abu Bakar menjelaskan, hewan kurban yang disembelih berasal dari internal partai, pembina hingga simpatisan Gerindra. Momentum Iduladha, menurutnya, bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga pengingat semangat pengorbanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Ini menjadi momen kita bukan sekadar perayaan Iduladha, tapi menggugah kembali semangat pengorbanan. Semangat pengabdian untuk masyarakat Kota Malang,” ungkapnya.

Ia memastikan seluruh proses penyembelihan dan distribusi daging kurban ditargetkan selesai dalam satu hari. “Ini akan diselesaikan semua hari ini dan segera kita salurkan,” ucapnya.

Di balik pelaksanaan kurban tersebut, Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang juga menyoroti lambannya proses pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang yang dikelola Perumda Tunas. Abu Bakar yang juga anggota Komisi B DPRD Kota Malang mengaku harus menunggu hingga pagi menjelang siang untuk menyelesaikan pemotongan 10 ekor sapi.

“Dari jam 9 malam saya di sini, tidak pulang. Kita lihat prosesnya seperti apa. Ternyata memang ada yang perlu dibenahi di RPH ini, terutama soal waktu,” ujarnya.

Menurutnya, lambatnya proses terjadi pada pemotongan tulang yang masih dilakukan secara manual sehingga pekerja terlihat kewalahan dan kelelahan saat menghadapi lonjakan pemotongan hewan kurban.

“Harusnya seperti di RPH Jakarta, sudah pakai alat gerinda pemotong tulang. Kalau bisa dibuat lebih mudah, kenapa harus sulit,” ungkapnya.

Baca Juga : Gema Dzulhijjah MIN 2 Kota Malang Tanamkan Semangat Berkorban Sejak Dini Lewat Kurban dan Manasik Haji

Tak hanya soal alat, Abu Bakar juga menyoroti fasilitas umum di RPH yang dinilai belum memadai, mulai dari petunjuk toilet umum, ruang tunggu hingga kebersihan area pemotongan.

“Memang momen ini setahun sekali, tapi justru jadi sorotan masyarakat. Kebersihannya harus benar-benar diperhatikan,” katanya.

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang Ginanjar Yoni Wardoyo menilai penumpukan antrean seharusnya dapat diantisipasi karena momen Iduladha berlangsung rutin setiap tahun.

“Hari Idul kurban ini terjadi tiap tahun, harusnya penumpukan dan lonjakan sudah diantisipasi. Tapi ini belum optimal sehingga antrean panjang terjadi,” ujar Ginanjar.

Ia juga mendorong Pemkot Malang segera menetapkan manajemen definitif Perumda Tunas agar pembenahan fasilitas dan pelayanan dapat berjalan lebih maksimal.

Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Tunas Kota Malang Slamet Husnan Hariyadi menyebut jumlah sapi yang dipotong di RPH selama Iduladha tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 80 ekor.

“Kalau hari biasa 30 sampai 40 ekor berjalan lancar. Ini memang momen tertentu saja,” kata Slamet.

Ia mengaku terbuka terhadap usulan modernisasi alat pemotongan agar pelayanan di RPH lebih cepat dan efisien pada momentum Iduladha mendatang.

“Saran itu bagus. Nanti kita lihat kemampuan keuangan untuk membeli alat-alat yang lebih modern,” tandasnya.


Topik

Peristiwa Gerindra Kota Malang Idul Kurban Iduladha Kurban Dhuafa DPRD Kota Malang RPH Kota Malang Fasilitas RPH



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni