JATIMTIMES - Pemerintah Kota Blitar terus memperkuat implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui aksi nyata di berbagai fasilitas publik. Program tersebut menyasar kawasan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di seluruh wilayah Kota Blitar. Salah satu titik monitoring pelaksanaan kegiatan yang dipimpin Wali Kota Blitar dilakukan di KKMP Kelurahan Bendo, Jumat (8/5/2026).
Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin memimpin langsung kegiatan yang diikuti ASN maupun non ASN di lingkungan Pemkot Blitar tersebut. Kegiatan diawali olahraga pagi bersama, dilanjutkan kerja bakti membersihkan fasilitas umum dan penanaman pohon buah di kawasan KKMP.
Baca Juga : Kompensasi Dampak TPA 2026 Resmi Naik, Pemkot Kediri Tambah Jumlah Penerima
Ditemui usai monitoring pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI dan penanaman pohon di KKMP Bendo, Mas Ibin mengatakan kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap Jumat sebagai upaya membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.
“Ini agenda rutin setiap hari Jumat. Teman-teman ASN maupun non ASN memulai pagi dengan olahraga, kemudian dilanjutkan kegiatan Indonesia ASRI dengan membersihkan fasilitas umum di kantornya masing-masing,” ujar Mas Ibin.
Menurut dia, pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI kali ini difokuskan pada kawasan KKMP yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan. Karena itu, penataan lingkungan dan kebersihan kawasan dinilai menjadi bagian penting untuk mendukung aktivitas masyarakat.
“Seluruh KKMP kita bersihkan. Hari ini kita tinjau di KKMP Bendo berikut melakukan penanaman pohon. Sebagai simbol, pohon itu kita tanam untuk generasi masa depan,” katanya.
Mas Ibin menegaskan, penanaman pohon tidak hanya dimaknai sebagai penghijauan lingkungan, tetapi juga simbol harapan terhadap kesejahteraan masyarakat Kota Blitar di masa mendatang.
“Mudah-mudahan pohonnya subur, masyarakatnya makmur. Kita berharap pohonnya subur, masyarakat warga Kota Blitar juga makmur,” ujarnya.

Penanaman Pohon Buah untuk Masyarakat
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Blitar Mas Ibin bersama Pj Sekda Kota Blitar Tri Iman Prasetyono menanam pohon alpukat di area KKMP Bendo. Pemilihan pohon buah itu menjadi bagian dari konsep penghijauan yang tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Mas Ibin mengatakan, tahun ini Pemkot Blitar mulai memperbanyak penanaman pohon buah di sejumlah fasilitas pemerintah. Harapannya, hasil buah nantinya dapat dinikmati masyarakat secara langsung.
“Karena ini yang menanam pemerintah dan berada di fasilitas pemerintah, harapannya nanti kalau berbuah bisa dibagikan kepada masyarakat. Jadi masyarakat bisa ikut menikmati,” katanya.
Menurut dia, konsep tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan fasilitas publik yang tidak hanya bersih dan indah, tetapi juga produktif serta memberi nilai manfaat bagi warga.
“Di tahun ini pemerintah banyak menanam pohon buah. Kita berharap masyarakat nanti bisa menikmati buah di fasilitas pemerintah,” tambahnya.

KKMP Bendo Dinilai Strategis
Selain monitoring kebersihan lingkungan, Mas Ibin juga menyoroti potensi besar KKMP Bendo yang berada di kawasan strategis dekat sport center Kota Blitar. Lokasi tersebut dinilai memiliki peluang berkembang menjadi pusat aktivitas warga yang terintegrasi dengan olahraga, wisata, hingga kegiatan ekonomi masyarakat.
“KKMP Bendo ini termasuk spesial karena strategis sekali. Di depan sport center yang setiap hari ramai,” ujarnya.
Baca Juga : Sekda Budiar Dorong Penggunaan DBHCHT 2026 untuk Peningkatan Kesejahteraan Petani Tembakau
Menurut Mas Ibin, kawasan tersebut memiliki peluang besar dikembangkan menjadi ruang interaksi masyarakat yang lebih hidup. Salah satu gagasan yang muncul adalah pengembangan konsep café outdoor hingga pertunjukan live music pada akhir pekan.
“Tadi kita ngobrol kalau di sini dibuat café outdoor, nanti animonya luar biasa. Karena malam maupun malam minggu di sini ramai sekali,” katanya.
Ia menambahkan, aktivitas masyarakat di kawasan sport center yang berlangsung hingga malam hari menjadi peluang untuk menghidupkan pusat ekonomi berbasis koperasi dan UMKM.
“Sudah ada usulan juga kalau dibuat live music malam minggu atau malam Sabtu. Karena fasilitas olahraga di sini terbuka 24 jam dan masyarakat banyak berolahraga malam hari,” ujarnya.
Menurut dia, keberadaan pusat koperasi yang terhubung dengan coffee shop maupun fasilitas pendukung lainnya dapat menjadi ruang alternatif bagi masyarakat untuk berolahraga, berwisata, hingga berkumpul bersama keluarga.
“Kalau dikoneksikan dengan pusat seperti koperasi merah putih, coffee shop, dan sebagainya, ini bisa memfasilitasi masyarakat berwisata, berolahraga, maupun nongkrong bersama,” katanya.

Gerakan Nasional Lingkungan Bersih
Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan program nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto pada awal 2026. Program tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah melalui pengelolaan sampah, penataan ruang publik, serta penguatan budaya gotong royong.
Gerakan ini dilaksanakan secara berkelanjutan melalui berbagai aksi seperti kerja bakti lingkungan, penanaman pohon, pengelolaan sampah, hingga penataan fasilitas umum agar lebih tertib dan nyaman.
Melalui implementasi Gerakan Indonesia ASRI, Pemkot Blitar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat sekaligus memperkuat fungsi fasilitas publik sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi warga.
