Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Nurochman Bakal Surati Pusat, Minta Keadilan Subsidi Pupuk Petani Apel hingga Hortikultura Kota Batu

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Yunan Helmy

09 - Apr - 2026, 15:43

Placeholder
Panen apel di Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu dihadiri Wali Kota Batu Nurochman dan jajaran untuk memberikan motivasi dan mendengarkan masalah petani.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Eksistensi apel yang nenjadi ikon Kota Batu tengah diperjuangkan agar kembali jaya mengangkat ekonomi petani. Salah satunya, masalah pupuk yang tidak tersubsidi karena kebijakan pembatasan pemerintah pusat menjadi perhatian Pemkot Batu. 

Wali Kota Nurochman berencana bersurat langsung kepada kementerian terkait untuk meminta keadilan subsidi pupuk bagi petani, khususnya petani apel hingga hortikultura.

Baca Juga : Mengungkap Tradisi Tarik Batu Sumba, Warisan 4.500 Tahun yang Masih Bertahan

Nurochman mengatakan, ketimpangan kebijakan subsidi pupuk yang selama ini dinilai hanya berpihak pada sektor pertanian lahan basah (sawah). ​Hal tersebut ditegaskan Nurochman saat menghadiri kegiatan panen raya apel di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (9/4/2026).

Menurut dia, kebijakan makro subsidi pupuk saat ini tidak relevan dengan kondisi geografis Kota Batu yang didominasi lahan kering atau tegalan. Nurochman menyoroti persoalan klasik kelangkaan dan mahalnya pupuk serta obat-obatan pertanian yang menghantui petani apel. Ia menilai, pembatasan subsidi pada sembilan komoditas tertentu sering tidak menjangkau kebutuhan spesifik petani di wilayah pegunungan.

​"Kota Batu ini pertaniannya hortikultura, maka kebutuhannya pupuk juga harus sampai di tegal (lahan kering), bukan hanya di sawah. Kebijakan pusat harusnya tidak hanya melihat secara makro pada pertanian basah saja," tegas Nurochman.

​Ia memerintahkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Kota Batu untuk segera menyusun draf laporan yang kuat. Surat tersebut nantinya akan dikirim atas nama wali kota Batu ke kementerian terkait guna memberikan informasi faktual mengenai kondisi riil di lapangan.

​"Supaya pusat tahu, di Batu ini ada komoditas apel dan hortikultura lainnya yang juga butuh perhatian. Kebijakan harus berdasarkan kondisi yang ada, bukan dipukul rata," tambahnya.

​Selama ini, eksistensi apel di Kota Batu masih bertahan berkat kegigihan para petani yang melakukan pembiayaan secara mandiri. Ketua Kelompok Tani Maju 01 Suherman mengungkapkan bahwa penghapusan subsidi pupuk di lahan kering sangat memberatkan biaya operasional.

Baca Juga : Harisandi DPRD Jatim: KEK Tembakau Madura Kunci Investasi dan Lapangan Kerja Baru

​"Kami membuktikan bahwa apel Batu masih ada. Tapi kami minta pemerintah pusat memperhatikan masalah pupuk, benar-benar subsidinya. Soalnya Batu ini bukan kawasan pertanian sawah yang dapat subsidi," keluh Suherman.

​Meski menghadapi tantangan berat, Nurochman optimistis sektor pertanian Kota Batu akan bangkit. Jika pada tahun 2025 sektor ini hanya tumbuh sekitar 1,5%, ia menargetkan angka tersebut merangkak naik pada tahun 2026.

​"Hadirnya kita hari ini bukan sekadar seremonial panen raya, tapi upaya eksposur untuk menggelorakan semangat bahwa eksistensi apel di Kota Batu masih sangat membanggakan. Kita punya 300 hektare di Tulungrejo yang harus terus kita dukung keberlangsungannya," ungkap Nurochman.

​Selain memperjuangkan pupuk di tingkat pusat, Pemkot Batu juga menyiapkan skema lokal melalui penguatan koperasi (coosae) dan penggunaan pupuk kompos hasil olahan sampah mandiri sebagai alternatif solusi bagi para petani.


Topik

Pemerintahan Apel Batu Kota Batu Pemkot Batu pupuk subsidi petani apel hortikultura



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan