Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

LKPJ Bupati Ngawi 2025: Catat Pendapatan Rp2,42 Triliun, PAD Melonjak 34 Persen

Penulis : Heri Sumaryanto - Editor : Nurlayla Ratri

01 - Apr - 2026, 20:46

Placeholder
Rapat paripurna DPRD Kabupaten Ngawi membahas LKPJ 2026. (foto: heri/jatimTimes)

JATIMTIMES- Rapat paripurna DPRD Kabupaten Ngawi digelar dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ngawi Tahun Anggaran 2025 pada 31 Maret 2026. Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi memaparkan capaian kinerja anggaran selama satu tahun terakhir.

Realisasi pendapatan daerah tercatat sebesar Rp2,42 triliun atau 99,85 persen dari target yang telah ditetapkan. Meski hampir mencapai target, capaian tersebut mengalami penurunan sebesar 3,57 persen dibandingkan tahun 2024 secara tahunan.

Baca Juga : Kebut Relokasi Pasar Induk Gadang, Pedagang Ditarget Pindah dalam 7 Hari

Di sisi lain, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan peningkatan signifikan. Sepanjang 2025, PAD terealisasi sebesar Rp442,16 miliar atau naik 34,16 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp329,57 miliar. Kenaikan tersebut ditopang oleh peningkatan pada sejumlah sektor, termasuk pajak daerah yang terealisasi Rp174,23 miliar atau naik 75,79 persen dibandingkan 2023. Retribusi daerah juga meningkat 12,42 persen menjadi Rp239,26 miliar.

Untuk belanja daerah, realisasi anggaran tercatat sebesar Rp2,30 triliun atau 93,72 persen dari target Rp2,45 triliun. Angka tersebut menurun sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menjelaskan bahwa pengelolaan anggaran juga difokuskan pada menjaga stabilitas Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) agar tetap dalam kondisi aman.

"Pada prinsipnya kami menjaga SiLPA di posisi aman agar di awal tahun tidak ada kekhawatiran dalam membiayai kebutuhan rutin seperti belanja pegawai. Idealnya memang berada di kisaran tertentu, namun yang terpenting adalah kas daerah tetap mampu menjamin kebutuhan tiga bulan pertama,” terangnya.

Baca Juga : Bale Santai Honda Temani Pemudik Lebaran 2026, 7.235 Pemudik Manfaatkan Layanan di Jatim

Ia juga menyoroti tingginya proporsi belanja pegawai yang saat ini berada di kisaran lebih dari 40 persen, terutama setelah adanya pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Pemerintah daerah menargetkan proporsi tersebut dapat ditekan hingga sekitar 30 persen pada 2027.

"Hasil pembahasan pansus nantinya akan diparipurnakan kembali, karena itu menjadi dasar dalam menentukan sikap DPRD terhadap LKPJ yang disampaikan,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan ngawi lkpj bupati ngawi pendapatan daerah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Heri Sumaryanto

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan