Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Kalender Jawa Weton Kamis Kliwon 19 Maret 2026: Suka Menyimpan Kecewa Terlalu Lama

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

19 - Mar - 2026, 04:55

Placeholder
Ilustrasi menyimpan kecewa terlalu lama. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES – Tanggal 19 Maret 2026 bertepatan dengan Kamis Kliwon dalam penanggalan Jawa. Hari ini berada pada Wuku Kulawu dengan jumlah neptu 16. Dalam kalender Jawa, tanggal tersebut juga bertepatan dengan 30 Pasa 1959 Jawa serta 29 Ramadan 1448 Hijriah. 

Perpaduan weton dan wuku ini menggambarkan karakter yang kuat, mudah bergaul, serta memiliki kemampuan beradaptasi dalam berbagai situasi. Dalam perhitungan primbon Jawa, Kamis Kliwon sering dikaitkan dengan pribadi yang dihormati banyak orang dan disukai dalam lingkungan keluarga maupun pergaulan. 

Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku

Kamis Kliwon dikenal memiliki pembawaan yang luwes. Sikapnya mudah menyesuaikan diri dengan keadaan sehingga sering dipercaya dalam berbagai urusan. Karakter ini membuat sosok dengan weton tersebut relatif mudah diterima di lingkungan sosial. 

Di balik sikapnya yang tenang, terdapat keteguhan hati yang cukup kuat. Ketika menghadapi masalah, langkah yang diambil biasanya dipikirkan dengan matang sebelum benar-benar dijalankan. 

Dalam hitungan pangarasan, weton Kamis Kliwon berada pada Lakuning Banyu. Filosofi ini menggambarkan sifat seperti air yang mengalir ke tempat rendah. Maknanya, pribadi dengan weton ini cenderung tenang, tidak mudah tergesa-gesa, serta memahami arah langkah yang harus diambil untuk mendapatkan rezeki. 

Perencanaan hidup juga biasanya disusun dengan rapi. Sikap sabar dan kemampuan membaca situasi sering menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. 

Sementara dalam perhitungan Pancasuda, Kamis Kliwon termasuk Bumi Kapetak. Watak ini menggambarkan sosok pekerja keras yang mampu menahan kekecewaan maupun penderitaan. Pemilik weton ini juga dikenal rapi dan bersih. 

Namun di balik kelebihan tersebut, terdapat sisi yang perlu dikendalikan, yaitu kecenderungan menyimpan rasa kecewa terlalu lama. Selain itu, kebaikan yang dilakukan sering tidak terlihat oleh orang lain karena lebih banyak diwujudkan lewat tindakan dibandingkan ucapan. 

Hari ini juga berada dalam Wuku Kulawu yang dilambangkan oleh Bathara Sadana. Wuku ini menggambarkan kepribadian yang kuat serta beruntung. Simbol air di tempayan yang berada di depan melambangkan kecerdasan dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. 

Keberuntungan juga sering datang, meski terkadang muncul sisi hati yang mudah tersulut emosi jika tidak dikendalikan. Lambang gedhong di bagian depan menggambarkan sifat yang gemar menunjukkan sesuatu yang dimiliki. 

Sikap dermawan cukup menonjol, meski dalam beberapa kondisi masih disertai rasa ingin diakui. Burung nuri menjadi simbol lain dari wuku ini. Filosofinya berkaitan dengan kebiasaan yang cenderung boros serta mudah menghabiskan sesuatu dengan cepat. Sikap rela memberi tanpa pamrih memang menjadi kelebihan, namun jika tidak diimbangi kehati-hatian justru dapat menjauhkan dari keberuntungan. 

Baca Juga : Ingin Turunkan Berat Badan setelah Lebaran? Coba 5 Cara Ini agar Tubuh Kembali Ideal

Simbol lain menggambarkan embun yang menetes di sendang. Maknanya, perjalanan hidup biasanya dimulai dari kondisi sederhana, kemudian perlahan meningkat hingga mencapai kemapanan bahkan kekayaan. 

Wuku ini juga digambarkan seperti burung dewata yang berkumpul. Filosofinya berkaitan dengan pandai menjaga hubungan cinta dan kasih sayang secara langgeng. 

Selama tujuh hari dalam Wuku Kulawu, terdapat pantangan agar menghindari perjalanan jauh ke arah utara jika berkaitan dengan urusan yang penting. Secara khusus, Kamis Kliwon pada wuku ini juga dianggap sebagai hari yang kurang baik untuk bepergian. 

Dalam kepercayaan primbon Jawa disebutkan perjalanan pada hari ini berpotensi menghadapi rintangan atau gangguan di tengah jalan. Meski demikian, hari ini justru dinilai baik untuk aktivitas tertentu, salah satunya menyimpan hasil panen seperti padi ke dalam lumbung. Dalam tradisi Jawa, kegiatan tersebut dipercaya membawa keberkahan dan keberuntungan. 

Dalam dunia pekerjaan, Kamis Kliwon dinilai cocok dengan beberapa profesi. Di antaranya guru, penasihat, pedagang, pembawa acara, hingga pengusaha di bidang perkebunan. Perjalanan karier biasanya berkembang secara bertahap dengan puncak keberuntungan diperkirakan terjadi pada usia sekitar 43 hingga 56 tahun. 

Dalam urusan asmara, Kamis Kliwon cocok dengan pasangan yang memiliki neptu 11 atau 16. Seperti weton Selasa Kliwon, Rabu Pon, Jumat Wage, Sabtu Pon, atau Kamis Kliwon.


Topik

Serba Serbi weton kalender jawa weton kamis kliwon perhitungan primbon jawa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Batu Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri