Huntara Diresmikan, 15 KK Pengungsi Tanah Longsor Bisa Tempati Minggu | Batu TIMES

Huntara Diresmikan, 15 KK Pengungsi Tanah Longsor Bisa Tempati Minggu

May 08, 2021 21:22
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat melihat area huntara di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Sabtu (8/5/2021). (Foto: istimewa)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat melihat area huntara di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Sabtu (8/5/2021). (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Hunian sementara (huntara) dibuat khusus pengungsi RT 02 RW 10 Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji yang terdampak rawan longsor akhirnya diresmikan oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Sabtu (8/5/2021).

Diresmikannya huntara itu ditandai dengan pemotongan pita dan diberikannya tanda terima oleh Dewanti kepada salah satu pengungsi yang ada di sana. Usai memotong pita, Dewanti berkeliling melihat setiap ruang. 

Baca Juga : Lindungi Aset, Desa Junjung Terbitkan Perdes Tanah Kas Desa

Dalam peresmian itu juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Batu Zadiem Efisiensi, Kepala Dinas Sosial Kota Batu Ririk Mashuri dan Kepala Organisasi Kepala Daerah (OPD) lainnya beserta para pengungsi. 

“Untuk sementara para pengungsi akan tinggal di huntara sampai kami (Pemkot Batu) mencarikan tempat yang aman tidak hanya layak,” ucapnya. 

Saat para pengungsi tinggal di huntara, mereka akan didampingi oleh Pemerintah Desa dan Kecamatan Bumiaji. Ia meminta agar warga tidak menempati rumah mereka supaya tetap di huntara. Sebab Dewanti khawatir jika terjadi hal yang tidak diinginkan, mengingat kondisi tanah longsor sewaktu-waktu.

Karena itu Dewanti berjanji untuk menyelesaikan pembangunan di tahun 2021. “Memang meninggalkan rumah sendiri itu susah, tetapi harus ikhlas untuk hijrah demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Baca Juga : Lokalisasi Girun Tinggal Kenangan, Potensi PSK Mangkal Dijalan Meningkat

Sementara itu huntara itu akan ditinggali oleh 15 kartu keluarga (KK) sejumlah 51 orang. Mereka bisa mulai menempatinya pada Minggu (9/5/2021) besoj.

Diberitakan 15 KK itu terpaksa harus menempati huntara lantaran rumah yang dimiliki warga tersebut berpotensi longsor atau ambles.

Topik
hunian sementara huntara kota batu korban longsor Walikota Batu

Berita Lainnya