Kenikmatan Salat Tarawih saat Ramadan, Diulas Habis Dekan FAI Unisma dalam Kultum Ramadan | Batu TIMES

Kenikmatan Salat Tarawih saat Ramadan, Diulas Habis Dekan FAI Unisma dalam Kultum Ramadan

May 04, 2021 20:16
Penceramah dalam Kultum Ramadhan Unisma Malang, Drs H Anwar Sa'dullah MPdi (Ist)
Penceramah dalam Kultum Ramadhan Unisma Malang, Drs H Anwar Sa'dullah MPdi (Ist)

MALANGTIMES - Dalam Kultum Ramadan Universitas Islam Malang (Unisma), Drs H Anwar Sa'dullah MPdI membedah keindahan bulan suci Ramadan. Atmosfer penuh kebahagiaan pastinya dirasakan ketika usai berbuka dan kemudian masuk saat waktu Salat Tarawih

"Tentunya kita bersama saudara dan handai taulan kita, bersama-sama, pergi ke masjid maupun mushalla untuk menjalankan Salat Tarawih, yang itu tak bisa kita saksikan maupun rasakan diluar bulan Ramadan," jelasnya.

Baca Juga : Sejarah Mudik Lebaran, Ternyata sudah Ada Sejak Era Kolonial

Andaikan keadaan seperti ini bisa berlangsung sepanjang masa, tentunya betapa indahnya dunia ini. Lalu mengapa menjalankan salat tarawih?. Ya karena Salat Tarawih merupakan bagian sunnah dari Rasulullah SAW yang hanya ada di bulan Ramadan.

Lalu mengapa di bulan Ramadan yang di sunnahkan adalah salah Tarawih?. Lebih lanjut dijelaskannya, jika sebetulnya salat itu merupakan sebuah hiburan yang diberikan Allah SWT kepada umat agar bisa mengenal Allah SWT.

"Setelah mengenal Allah SWT, maka kita akan bisa mencintai Allah SWT. Dan ketika sudah mencintai Allah SWT, maka akan muncul rasa rindu dan kangen untuk ingin bertemu kepada Allah SWT," terangnya.

Karena itu, dalam salat, baik itu salat wajib maupun salat sunnah seperti halnya salat tarawih, itulah saat-saat dimana umat bisa berdialog dengan Allah SWT. Bersama dengan dialog tersebut, sesungguhnya seluruh umat muslim kembali mengerti dan mengenali dengan diri sendiri.

"Kita bisa mengenal diri kita sendiri, kita bisa mengenal Allah SWT, kita bisa mengetahui apa sebenarnya tujuan hidup kita dan kemana akhir daripada kehidupan kita nanti," paparnya.

Oleh karena itu, sambung Anwar, dengan Salat Tarawih ini, semoga bisa semakin mendidik umat jauh lebih baik lagi hingga semakin membuat seseorang mengenal dirinya sendiri maupun siapa Tuhannya. Selain dari pada itu, dengan salat Tarawih, tentunya kita akan lebih banyak mendapatkan pahala dari Allah SWT.

"Mari kita dorong diri kita, mari kita motivasi diri kita, termasuk keluarga untuk Salat Tarawih. Ketika Salat Tarawih mari kita lakukan dengan khusyuk. Tak usah mencari yang cepet-cepetan. Ucapkan lafal perlafal yang ada di dalam salat itu mulai dari Takbiratul ihram, maka disitu kita bisa bayangkan Allah SWT begitu besar. Allah itu maha agung dengan segala apa yang ada, baik ciptaan maupun takdir untuk kota semuanya," ungkapnya.

Penceramah

Saat mengucapkan Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in, saat itulah umat berdialog dengan Allah SWT yang artinya, hanya engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. 

Baca Juga : Cara Asyik Ngabuburit dengan Vespa, Jadi Trend Menikmati Senja di Kota Blitar

Apapun ikhtiar seseorang, bilamana tidak terdapat pertolongan dari Allah SWT, maka hal tersebut tak ada artinya. Dan ketika kita mengucapkan Rabbighfirli warhamni wajburni warfa' ni warzuqni wahdini wa'afini wa'fuanni, kota juga sedang berdialog dengan Allah SWT. Disitu, seseorang meminta ampun untuk mendapatkan kesejahteraan baik didunia maupun diakhirat.

"Dan kalau ini diresapi dengan kondisi kita sekarang beribadah puasa, maka itu akan menjadi kesyahduan bagi kita semua. Sehingga pada saat kita salat hal itu menjadi sebaih kenikmatan luar biasa," ujarnya.

Karena itulah, mari semua memanfaatkan kesempatan yang masih diberikan Allah SWT ini sebaiknya-baiknya. Meskipun dalam alat tarawih baik itu delapan rakaat maupun lebih dari itu, sepanjang memiliki dasar yang benar, maka silahkan dilakukan.

"Seperti yang diketahui dalam sejarah, jika tarawih itu 20 rakaat. Tapi tidak menutup kemungkinan terdapat mereka yang meyakini bahwa Salat Tarawih adalah delapan rakaat,"pungkasnya.

Topik
Universitas Islam Malang Unisma Salat Tarawih kenikmatan salat tarawih Rasulullah SAW

Berita Lainnya