Akses Masuk Kota Batu Mulai Diperketat Polisi | Batu TIMES

Akses Masuk Kota Batu Mulai Diperketat Polisi

May 04, 2021 16:04
Satlantas Polres Kota Batu sedang lakukan pengawasan kendaraan di kawasan Desa Pendem Kota Batu, Selasa (4/5/2021) (foto: Mariano Gale/Jatim Times)
Satlantas Polres Kota Batu sedang lakukan pengawasan kendaraan di kawasan Desa Pendem Kota Batu, Selasa (4/5/2021) (foto: Mariano Gale/Jatim Times)

BATUTIMES - Jelang Hari Raya Idul Fitri 2021, Satlantas Polres Kota Batu mulai memperketat akses masuk ke kawasan Kota Batu, dengan melakukan pengawasan terhadap pengendara di Simpang tiga jalur protokol kawasan Desa Pendem Kota Batu, Selasa (4/5/2021).

"Sebanyak 43 kendaraan roda empat dengan nopol di luar wilayah aglomerasi yang diperiksa. Dan ada 13 kendaraan yang harus kita kembalikan. Pengetatan akses jalan masuk saat ini masih berfokus pada simpang tiga Jalan Ir. Soekarno," ujar Kasatlantas Polres Batu AKP Indah Citra Fitriani.

Baca Juga : Ada Larangan Mudik, Wisatawan Batalkan Pesanan Hotel di Kota Batu

Dengan dimulainya Ops Ketupat Semeru besok, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lagi di tiap-tiap pintu masuk kawasan Kota Batu.

"Di Kota Batu sendiri nantinya akan memiliki empat pos pelayanan dan pengamanan. Empat pospam dan posyan tersebut berada Desa Pendem, Kecamatan Songgokerto, Desa Giripurno, dan Pos Alun-alun Kota Batu," ujarnya.

Pemberitaan sebelumnya, dalam rapat koordinasi (Rakor) Pengendalian Transportasi Idul Fitri di Jawa Timur secara virtual di Balai Kota Among Tani, Senin (3/5/2021) memebahas terkait teknis pengendalian transportasi di Jawa Timur menjelang Idul Fitri. Diantaranya dengan melakukan penyekatan di sejumlah titik lokasi strategis. Terutama di daerah-daerah perbatasan antar daerah.

Salah satunya, Pemkot Batu yang berencana akan menyekat empat titik akses jalan menuju Kota Batu. Empat titik menuju Kota Batu yakni di Desa Pendem, Giripurno, Pesanggrahan dan perbatasan Kabupaten Mojokerto yang posnya berada di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo.

Baca Juga : Kabar Baik, Warga Blitar Boleh Lakukan Perjalanan di Satu Rayon selama Larangan Mudik

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, tidak semua orang yang melintas di pos penyekatan diperiksa. Nantinya, pemeriksaan dilakukan secara acak. "Pemeriksaan acak itu hanya berlaku untuk tanda nomor kendaraan bermotor kawasan Malang Raya. Sedangkan luar Malang Raya, akan diperiksa

Selain itu, pengendara yang berasal dari kawasan luar Malang Raya akan mendapatkan prioritas tes. Apabila ditemukan masyarakat yang masih nekat melakukan mudik, maka akan menjalani karantina selama 5 hari. "Itu aturan yang harus dipatuhi," ujarnya.

Topik
Kota Batu Punjul Santoso indah citra fitriani indah citra fitriani

Berita Lainnya