Populasi Ayam Hutan Hijau Kota Batu Tak Lebih dari 100 Ekor, Banyak Diburu Secara Liar | Batu TIMES

Populasi Ayam Hutan Hijau Kota Batu Tak Lebih dari 100 Ekor, Banyak Diburu Secara Liar

Apr 07, 2021 15:09
Ayam Hutan Hijau (foto: istimewa)
Ayam Hutan Hijau (foto: istimewa)

BATUTIMES - Populasi ayam hutan hijau di Kota Batu semakin menurun. Faktor utama menyusutnya populasi mereka dikarenakan masih maraknya perburuan liar.

Ketua Asosiasi Pecinta Ayam Hias (APAH) Indonesia Jatim, Rully Wicaksono mengatakan, tentu Kota Batu memiliki Ayam hutan hijau yang berada di lereng Gunung Arjuno yang ditempuh via Desa Giripurno.

Baca Juga : Iklan Reklame Rokok di Tugu Pesawat Suhat, Pemkot Malang Beri Waktu 1 Minggu Urus IMB

Namun populasi ayam hutan hijau di Kota Batu terus menurun setiap tahunnya, yang dikarenakan adanya perburuan liar. "Ya bisa dibilang akan mengalami kepunahan. Diperkirakan ayam hutan hijau asal Kota Batu saat ini jumlahnya tidak lebih dari 100 ekor," ujarnya, Rabu (7/4/2021).

Tahun 2017 lalu, ia pernah membeli Ayam hutan hijau dari pemburu. Berkisar Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu. Niatnya akan ditembak oleh pemburu itu, dan ia tidak tega waktu itu, kemudian ia membeli dan tidak jadi ditembak.

Maka dari itu, Rully berharap agar Kota Batu memiliki payung hukum dalam upaya konservasi tumbuhan dan satwa liar. Hal itu, sudah disampaikan kepada Wali Kota Batu agar membentuk suatu perda konservasi alam. Dengan tujuan untuk mengurangi peredaran dari aktivitas pemburu satwa liar di Kota Batu.

"Saya bersama aktivis lingkungan lainnya pernah membicarakan terkait hal ini dengan Ibu Wali Kota. Kemudian, telah diberi izin untuk kawasan pelestariannya. Namun sampai saat ini belum terlelisasi," ujarnya.

Baca Juga : Sebut Proyek Pembangunan Pasar Besar Kota Batu Belum Jelas, DPRD Minta Bukti DIPA

Diketahui, ayam hutan memang banyak tersebar di hutan-hutan Pulau Jawa. Akan tetapi, terdapat perbedaan secara fisik karena bermutasi dan menyesuaikan dengan habitatnya.

"Kalau ayam hutan Kota Batu cenderung bulat dan menghitam. Dan ukuran tubuhnya kecil," ujarnya.

Topik
ayam hutan hijau Kota Batu perda konservasi alam

Berita Lainnya