Belum Semua, 2 Ribu Petani Kota Batu Tak Kantongi Kartu Tani | Batu TIMES

Belum Semua, 2 Ribu Petani Kota Batu Tak Kantongi Kartu Tani

Feb 22, 2021 14:05
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

BATUTIMES- Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu tahun 2021, sekitar 2765 petani belum memiliki kartu tani. Padahal, Kartu Tani tersebut nantinya dapat digunakan untuk mendapatkan pupuk subsidi melalui catatan sistem elektronik. Sistem elektronik itu disebut elektronik rencana detail kebutuhan kelompok (E-RDKK) 2021.

Kabid Pertanian DPKP Kota Batu, Harijadi Agung menyampaikan, tahun ini total yang terdata secara E-RDKK sekitar 8.507 petani. Kemudian yang belum sekitar 2222 petani. Mengingat penambahan pada tahun 2020 lalu, ada 543 petani yang juga belum tercetak E-RDKK. 

Baca Juga : Kisah Syadad bin 'Ad, Bangun Surga di Dunia Selama 300 Tahun untuk Saingi Surga Allah SWT

"Jadi total 2765 petani belum memiliki kartu tani," katanya, Senin (22/2/2021).

Dia menjelaskan, untuk mendapat kartu tani tersebut, maka harus memenuhi beberapa persyaratan. Diantaranya adalah harus menjadi anggota poktan terlebih dahulu agar bisa dimasukkan dalam E-RDKK. Karena dengan adanya E-RDKK ini bisa jadi acuan dalam menentukan kebutuhan alokasi pupuk subsidi.

"Kartu tani ini kan berfungsi agar bisa mengambil pupuk subsidi melalui mesin electronic data capture (EDC) di tingkat pengecer yang ditetapkan sebagai kios pupuk lengkap (KPL) nantinya seperti itu," ujarnya.

Sehingga, dia mengimbau agar petani yang bekjm memiliki kartu tani untuk segera memenuhi persyaratan. "Nah, bagi petani yang belum terdata dalam E-RDKK, namun memiliki kartu tani, mereka bisa mengambil pupuk subsidi secara manual," imbuhnya.

Tahun ini, lanjutnya, tercatat 10 kelompok tani baru. Dengan masing-masing per kelompok memiliki 20 anggota. Kemudian ada juga petani yang bergabung dengan Poktan. Namun Harijadi mengakui ada beberapa kendala terkait kartu tani yang telah tercetak.

Baca Juga : Aplikasi KebunPintar Hadir, Permudah Manajemen Perkebunan 4.0

"Ada 1600 kartu yang telah tercetak namun diantaranya ada beberapa kendala terkai NIK yang invalid dan gagal inject e-wallet," ungkapnya.

Selain itu, ada kendala lain yang terletak di sistem mesin electronic data capture (EDC) yang disediakan BNI 46. Lemahnya sistem yang disediakan pihak perbankan menyulitkan petani saat akan menebus pupuk subsidi.

"Apabila sudah dilakukan inject, kami harap pihak bank melaporkan ke DPKP. Sehingga bisa dijadikan acuan di tingkat lapangan," ujarnya.

Topik
Kota Batu Kartu Tani Berita Jatim pupuk subsidi

Berita Lainnya