Tak Terurus, Begini Kondisi Pemandian Patirtaan Kaygun | Batu TIMES

Tak Terurus, Begini Kondisi Pemandian Patirtaan Kaygun

Feb 21, 2021 17:51
Suasana Permandian Patirtaan Kaygun yang terletak di Jalan Sumber Urip, Desa Tlekung, Kota Batu, terlihat tak terurus dengan baik, Minggu (21/2/2021) (foto: Marino Gale)
Suasana Permandian Patirtaan Kaygun yang terletak di Jalan Sumber Urip, Desa Tlekung, Kota Batu, terlihat tak terurus dengan baik, Minggu (21/2/2021) (foto: Marino Gale)

BATUTIMES- Desa Wisata Pemandian Petirtaan Kaygun di Jalan Sumber Urip, Desa Tlekung Kota Batu, terlihat tak terurus dan sepi, Minggu (21/2/2021).

Pemandian yang memiliki dua kolam itu terlihat kotor. Serta air kolam pun berwarna hijau akibat lumut-lumut yang menempel di sekitaran dinding kolam.

Baca Juga : Cari Hunian Bebas Banjir di Malang? Bisa Langsung Cek Properti ini!

Namun banyak anak-anak kecil dari warga sekitar masih memanfaatkan kolam tersebut, dengan berenang dan sekedar bermain air.

Nuryanah salah satu warga yang rumahnya berdekatan dengan pemandian tersebut mengungkapkan, pada awal launching yang juga bertepatan dengan hari jadi Kota Batu pada Sabtu (17/10/2020) itu mengalami kendala. Kendala itu disebabkan aliran air yang mampet dan kolam yang bocor.

"Saat awal peresmian, pemandian ini ada kendala terkait kolam bocor dan aliran air mampet. Jadi ya sepi. Kebanyakan anak-anak sini yang bermain di sini. Banyak pengunjung yang ketipu, saat tiba di sini, eh kok kondisinya seperti ini. Pengunjung balik mas," ujarnya.

Selain itu, permasalahan yang terjadi terutama yang berdampak pada warga adalah air PDAM yang mampet.

"Kan pemandian ini ada dua saluran air. Pertama saluran air dari sumber dan juga PDAM. Nah kalau saluran PDAM milik pemandian dihidupkan, PDAM warga ikut mampet. Soalnya di pemandian nyedot banyak air. Sekitar 10 rumah lebih terdampak," ujarnya.

Baca Juga : Berlapis Emas, Begini Penampakan Chain Mask Mewah ala Desainer Malang

Namun persoalan tersebut masih belum ada titik temu. Dan warga pun berharap agar pemandian ini segera terselesaikan sebagian menjadi desa wisata.

"Di sini sudah ada pengelolanya mas, hanya saja sampai saat ini masih dicari jalan keluarnya terkait hal itu," ujarnya.

Sementara itu, sampai berita ini ditulis, Kepala Desa Tlekung, Mardi tidak bisa dihubungi.

Topik
patirtaan kaygun pariwisata kota batu Wisata Kota Batu Malang

Berita Lainnya