Proses uji coba kekuatan jalan kawasan Kayutangan (Instagram @Sam_sutiaji).
Proses uji coba kekuatan jalan kawasan Kayutangan (Instagram @Sam_sutiaji).

Kawasan Kayutangan selama beberapa bulan terakhir ditutup lantaran tengah dalam proses pembenahan. Rencananya, pada Senin (21/12/2020) mendatang, kawasan tersebut akan kembali dibuka untuk lalu lintas seperti semula. 

Pada hari ini, Sabtu (19/12/2020), Wali Kota Malang Sutiaji pun meninjau langsung kekuatan jalan di kawasan tersebut. Sutiaji menerangkan, sudah dilakukan uji coba dengan menggunakan kendaraan berat. 

Baca Juga : Ada Ribuan Wisatawan Gunung Kawi, Bupati Malang Sanusi Bakal Bangun Hotel Bintang Lima

 

Hasilnya, paving tetap konstan dan dapat dilalui dengan aman. Selain itu, juga telah diuji dengan beban seberat 14 ton dan hasilnya juga tetap stabil. Sehingga, pada Minggu (20/12/2020) besok akan dilakukan finishing.

"Dan Insya Allah Senin depan sudah dibuka kembali dan bisa dilalui," katanya.

Sutiaji menerangkan, seluruh megaproyek di Kota Pendidikan ini memang harus selesai pada Desember ini. Tanpa kecuali Kayutangan, yang memang harus diselesaikan dan mengurai kemacetan yang terjadi. Terlebih, mendekati momen libur natal dan tahun baru yang memang harus selalu disiapkan rekayasa untuk antisipasi kemacetan.

"Tidak ada toleransi, dan harus segera dibuka agar lalu lintas kembali membaik," terang politisi Demokrat itu.

Penataan lalu lintas untuk menghindari kemacetan itu menurutnya masih berkaitan dengan kondisi Kota Malang yang masuk zona merah. Sehingga, dikhawatirkan kondisi lalu lintas yang padat saat momen libur natal dan tahun baru akan dapat menimbulkan perdebatan virus Covid-19.

"Ditakutkan akan ada penularan saat di jalan," jelasnya.

Baca Juga : Cegah Penularan Covid-19, Bupati Tulungagung Keluarkan SE Penutupan Tempat Wisata

 

Selain kawasan Kayutangan, Jembatan Kedungkandang menurutnya juga harus rampung pada bulan ini. Sehingga, arus lalu lintas juga kembali normal di setiap sudut kota. Dia pun optimis, jembatan Kedungkandang akan bisa dibuka dalam waktu dekat.

"Insya Allah semua proyek besar akan selesai di akhir tahun ini. Saya sudah cek dan semua tinggal finishing saja," papar Sutiaji.

Sebagai informasi, proyek pembangunan Kayutangan tersebut sudah dilakukan sejak November 2020 lalu. Rekayasa lalu lintas dijalankan di kawasan tersebut selama proses pembangunan dilaksanakan. Proyek pembangunan tersebut memanfaatkan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat senilai kurang lebih Rp 23 Miliar.