Rizieq Shihab (Foto: Kompas.com)
Rizieq Shihab (Foto: Kompas.com)

Kasus yang dialami Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab hingga kini masih menjadi sorotan. Diketahui, Rizieq ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pelanggaran protokol kesehatan oleh Polda Metro Jaya.  

Ia pun resmi ditahan di rutan narkoba Polda Metro Jaya sejak Minggu (13/12/2020). Kini perkembangan terbaru penanganan kasus Rizieq pun selalu menjadi berita yang ditunggu-tunggu.  

Baca Juga : Kejaksaan Negeri Bondowoso Musnahkan BB Narkotika Hasil Ungkap Kasus Sepanjang Tahun 2020

Banyak masyarakat yang penasaran bagaimana kelanjutan kasus Rizieq Shihab ini. Diketahui, penyidik Polda Metro Jaya telah melakukan penyidikan terhadap Rizieq.  

Penyidik juga meminta keterangan saksi ahli bahasa terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan ini.  

"Betul, ada saksi ahli bahasa yang dilakukan pemeriksaan. Sekarang penyidik masih mengumpulkan alat bukti untuk keterangan-keterangan saksi, petunjuk, untuk melengkapi berkas perkara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

Selain itu, polisi juga akan memeriksa Kepala Biro Hukum Provinsi DKI Jakarta sebagai saksi.

Diketahui, Rizieq akan mendekam di dalam sel hingga 31 Desember 2020 mendatang guna menjalani penyidikan lebih lanjut. Atas kasus ini Rizieq dijerat Pasal 160 KUHP dan Pasal 216 KUHP.

Baca Juga : Ibarat Kunci Rumah, Polisi: Rahasiakan Benar-Benar Kode OTP

Terkait ditahannya Rizieq di Polda Metro Jaya, rupanya membuat laskar FPI bergerak untuk melakukan upaya agar Rizieq bisa dibebaskan.  

Rencananya hari ini Jumat (18/12/2020) FPI, PA 212 dan beberapa ormas Islam lainnya akan menggelar unjuk rasa di istana Negara, Jakarta.  

Unjuk rasa akan digelar setelah salat Jumat sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam unjuk rasa tersebut, massa akan menuntut agar Rizieq bisa dibebaskan tanpa syarat.