Bruno Smith (instagram Bruno Smith)
Bruno Smith (instagram Bruno Smith)

Sejumlah pilar asing klub peserta Liga 1 2020 mulai hengkang satu per satu. Hal itu karena ketidakjelasan kompetisi yang sampai saat ini belum menemui titik terang. 

Kekhawatiran juga pasti datang di klub Arema FC, di mana pemain asingnya yang direkrut dan belum sama sekali memperoleh menit bermain kini menunggu kejelasan kompetisi. Di sisi lain, saat ini jendela transfer juga sudah dibuka dan secara otomatis bisa saja pemain asing yang dimiliki Arema FC menemui kata sepakat dengan tim lain.

Baca Juga : Piala Dunia U-20 Sudah Dekat, Ahmad Bustomi Berharap Ini kepada Timnas Indonesia

Hal itu membuat satu kerugian tersendiri bagi Singo Edan, jika nantinya pemain asing yang direkrut dan belum mendapatkan menit bermain secara resmi ternyata hengkang meninggalkan tim.

Manager Umum Arema FC Ruddy Widodo, mengatakan, bahwa salah satu pemain asingnya yakni Bruno Smith saat ini kembali ke negara asalnya yakni Brasil karena menunggu kompetisi digelar.

Namun, Bruno berjanji kepada manajemen Arema FC bahwa akan kembali jika timnya kembali melakukan latihan.

Janji dari Bruno tersebutlah yang saat ini masih dipegang oleh manajemen Singo Edan. "Kami izinkan Bruno pulang, karena dia berjanji akan kembali saat Arema melakukan persiapan latihan sebelum kompetisi dimulai," ujar Ruddy.

Tapi Ruddy juga tidak menutup mata, jendela transfer yang kembali dibuka memunculkan segala kemungkinan. Pasalnya, di Indonesia sendiri belum sama sekali menemui titik terang kapan kompetisi sepak bola akan bisa digelar. Namun di negara tetangga, justru kompetisi sudah digelar dan akan segera memasuki babak baru di musim 2021.

"Jika tidak kembali kami tidak bisa apa-apa. Kebetulan jendela transfer juga sudah dibuka, tidak menutup kemungkinan (pemain hengkang) bisa terjadi," keluh dia.

Baca Juga : Gubernur Akmil Minta Atlet Kota Malang Tetap Berlatih saat Pandemi Covid-19

Sementara itu pelatih Arema FC, Carlos Oliveira mengaku bahwa pihaknya merencanakan latihan kembali pada Februari 2021 mendatang.

"Butuh waktu sekitar empat minggu untuk mempersiapkan tim, namun tentunya juga harus melihat situasi kedepan akan seperti apa," ujar Carlos.