Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

Pejabat tinggi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang satu persatu dinyatakan positif Covid-19. Setelah Wali Kota Malang Sutiaji beserta istri dan anak pertamanya, kini Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto juga dikabarkan terpapar Covid-19. 

Wasto kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA).

Baca Juga : Dari Kuning, Ini Penyebab Tulungagung Berubah Jadi Zona Oranye Covid-19

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto, kepada awak media, Rabu (2/12/2020) malam. "Iya, pak Sekda baru terinfo terkonfirmasi (positif Covid-19). Beliau dirawat di RSSA," paparnya.

Pria yang akrab disapa Wiwid ini menambahkan, meski tengah dalam perawatan medis, kondisi terkini dari Sekda Kota Malang dinilai semakin membaik. "Alhamdulillah dari informasi kondisinya sudah membaik," imbuhnya.

Sebagai informasi, Sutiaji dan Wasto memang dikabarkan sakit sejak pekan lalu. Keduanya juga tidak terlihat menjalani aktivitas lapangan hingga hari ini.

Dalam hal ini Pemkot Malang juga sudah memberlakukan work from home (WFH). Tak hanya itu, proses tracing telah dipetakan di beberapa titik. Di mana, proses penelusuran penyebaran Covid-19 lebih banyak menyasar terhadap orang-orang yang bertugas di lingkungan rumah dinas Wali Kota Malang di Jalan Ijen. Serta di area Sekretariatan Pemkot Malang.

"Jadi tentu (titik tracing) di dua titik perhatian, selain di Sekretariat Balai Kota Malang juga rumah dinas (Jalan Ijen)," paparnya.

Baca Juga : Awal Desember, Jember Masuk Zona Merah Covid-19

Sementara itu, jajaran ASN Pemkot Malang juga telah menjalani rapid test sebanyak dua kali. Hasilnya, 15 orang dinyatakan reaktif dan terindikasi Covid-19.

Ke 15 ASN tersebut saat ini tengah menjalani isolasi mandiri dan menunggu hasil tes swab yang dimungkinkan keluar dalam satu dua hari ke depan. 

"Isolasi mandiri (ke 15 ASN yang reaktif). Mungkin antara satu dua hari ke depan ini hasilnya bisa diupdate kembali," pungkasnya.