Wakil Walikota Malang, Sofyan Edy Jarwoko saat memberikan sambutan pada kegiatan Table Top yang digelar Disparpora Kota Malang (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Wakil Walikota Malang, Sofyan Edy Jarwoko saat memberikan sambutan pada kegiatan Table Top yang digelar Disparpora Kota Malang (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Kegiatan Table Top dengan tema “Pariwisata Bangkit Dalam Rangka Recovery Sektor Pariwisata", digelar Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disparpora) Kota Malang di Harris Hotel, Minggu (29/11/2020).

Dalam kegiatan tersebut, dibuka langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji, yang diwakili oleh Wakil Walikota Malang Sofyan Edy Jarwoko. Saat sambutan, pihaknya mengapresiasi positif kegiatan yang dilakukan Disporapar ini.

Baca Juga : Gelar Table Top Pariwisata dan Ekraf, Disporapar Wajibkan Peserta Jalani Rapid Test

Diantara usaha untuk proses pemulihan atau recovery pariwisata, dijelaskannya, perlu adanya kolaborasi antar pegiat pariwisata untuk mengembalikan dan membangkitkan sektor wisata di Indonesia, termasuk di Kota Malang, dan itu dilakukan dalam kegiatan Table Top ini.

Terlebih lagi, kegiatan Table Top ini mempertemukan secara langsung sellers dan buyers dari sejumlah sektor pariwisata. Seperti, hotel, maskapai penerbangan, obyek wisata, pusat perbelanjaan, sektor transportasi, dan biro perjalanan wisata se-kota malang. Sehingga hal ini menjadi momentum yang bagus bagi percepatan pemulihan sektor pariwisata.

"Poinnya adalah saling menyemangati. Saya lihat forum ini saling menyemangati, terutama insan atau mereka yang bergerak pada sektor pariwisata. Saling menguatkan, saling memotivasi supaya bangkit di saat sulit," ucap Sofyan Edy.

Pandemi virus korona (Covid-19) membuat industri pariwisata mengalami krisis dan begitu terpuruk. Sementara itu, tidak ada yang tahu kapan pandemi virus korona berakhir. Industri pariwisata mengalami kerugian yang parah. Bahkan di Indonesia saat ini, lebih dari 1.500 hotel ditutup.

Bukan hanya itu saja, agen perjalanan dan perusahaan maskapai juga harus menangguhkan jadwal perjalanan. Tentu hal ini menjadi sebuah keprihatinan dan harus ada langkah dan upaya untuk membangkitkan sektor pariwisata.

"Karenanya, kegiatan yang konstrutif ini lagi-lagi sebagai upaya dalam mensinergikan komponen pariwisata agar lebih giat lagi untuk mempromosikan dan meningkatkan kualitas pariwisata di Kota Malang," jelasnya.

Saat ini, dijelaskan Sofyan Edy, jika geliat tanda bangkitnya sektor pariwisata di Kota Malang telah mulai bangkit. Sudah mulai terdapat gerakan orang-orang yang sudah melakukan kegiatan wisata di Malang.

Baca Juga : Sidang Paripurna Istimewa Digelar, Peringati 1.260 Tahun Kabupaten Malang dengan Khidmat

Untuk lebih membangkitkan lagi, lanjutnya, event seperti inilah yang tentunya mempunyai dampak sangat besar dalam kebangkitan sektor pariwisata, khususnya di Kota Malang.

"Dampaknya ya besar sekali. Karena ada semangat bersama-sama untuk bangkit. Event ini adalah forum untuk bersatu, bersama-sama bangkit," pungkasnya.