Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

Tahun depan, para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Malang, nampaknya masih mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Pasalnya, sederet program disiapkan untuk kembali dongkrak perekonomian di Kota Pendidikan ini.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, kegiatan dan program untuk rakyat akan terus dilanjutkan. Salah satunya melalui pendampingan UMKM dengan cara membantu pemasaran secara online hingga kerjasama dengan market place untuk membantu pemasaran UMKM.

Baca Juga : 7.457 Warga Kota Batu Belum Miliki e-KTP, Ini Penyebabnya

"Paling penting juga membantu meningkatkan keterampilan serta membuka ruang lebih luas untuk pameran UMKM," katanya.

Bukan hanya itu, masalah permodalan menurutnya juga menjadi hal yang cukup penting dan mendapat perhatian. Di sisi lain, melalui Perangkat Daerah (PD) terkait juga terus diupayakan UMKM di Kota Malang mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

"Dan para UMKM dilibatkan langsung dalam lelang yang dibuat. Di Jawa Timur ada Jatim Bejo, dan kalau secara nasional ada aplikasi Bela Pengadaan yang juga sudah diakses di Kota Malang," ujar pria berkacamata itu.

Dengan melibatkan langsung pelaku UMKM dalam proses pengadaan, diharapkan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. Sehingga perputaran ekonomi kerakyatan akan semakin meningkat dan mampu mempertahankan kemandirian.

Lebih jauh Sutiaji menerangkan, jika proses pendataan terhadap pelaku UMKM di Kota Malang sudah dilakukan. Pendataan terus dilakukan, sehingga data yang disuguhkan merupakan data terkini dan dapat dijadikan dasar perencanaan pembinaan seperti pelatihan bagi UKM yang baru membuka usaha.

Sementara untuk kelengkapan izin akan disesuaikan dan setiap pelaku UMKM akan terus diupayakan mendapatkan pendampingan untuk mengurus izinnya. Karena izin usaha menjadi salah satu komponen terpenting untuk bisa mendapatkan pendampingan dari pemerintah pusat.

Baca Juga : Perda RTRW Direvisi, Ketinggian Bangunan Gedung Diubah

"Dan setiap permasalahan yang dihadapi untuk meningkatkan usaha masing-masing, UMKM kami sediakan klinik usaha setiap dua minggu sekali," jelasnya.

Klinik usaha diantaranya memberikan pelatihan dan pendampingan secara intens. Pendampingan dilakukan oleh tenaga ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Selain itu Pemkot Malang juga menggandeng perusahaan untuk kemitraan dalam pemasaran usaha mikro.