Situasi gerbong kereta api yang nampak anjlok di stasiun Kotalama (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Situasi gerbong kereta api yang nampak anjlok di stasiun Kotalama (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Tiga dari tujuh gerbong kereta api Gajayana, mengalami anjlok di Stasiun Kotalama. Tiga gerbong tersebut nampak keluar jalur. Gerbong kereta api tanpa lokomotif tersebut, melaju dari arah utara menuju selatan. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.45 WIB.

Saksi mata yang rumahnya tepat di sebelah Stasiun Kotalama, Slamet Effendy (50) menjelaskan, jika saat itu, awalnya ia tengah mengendong cucunya di teras lantai dua rumah yang berhadapan dengan rel kereta.

Baca Juga : Tabrakan KA dan Minibus di Blitar, Satu Orang Tewas

Saat itu, tujuh gerbong melaju dengan kecepatan kurang sekitar 40 kilometer perjam. Slamet yang mengetahui gerbong melaju, kemudian meneriaki para pekerja yang saat itu tengah membongkar rel pada jalur dua.

"Saya lihat ada kereta gerbong jalan sendiri tanpa lokomotif. Akhirnya saya teriaki pekerja yang saat itu tengah bekerja. Jalur dua memang diperbaiki, banyak pekerja saat itu. Setelah tahu ada gerbong berjalan sendiri, pekerja berhamburan," jelasnya.

Setelah itu, gerbong yang terus melaju di jalur dua, menabrak sebuah eskavator, yang saat itu tengah berada di jalur dua untuk membongkar rel. Gerbong kereta langsung menabrak ekskavator tersebut hingga ringsek.

Usai menabrak ekskavator, gerbong kereta belum berhenti. Gerbong terus melaju hingga jalur rel habis. Setelah itu, tiga gerbong kemudian anjlok dan baru berhenti melaju lantaran jalur rel telah habis.

"Pada saat nabrak ekskavator, suaranya sangat keras, bahkan lima ruang didekat sini sampai bergetar," terangnya.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto, melalui press rilisnya membenarkan adanya kejadian tersebut.

Baca Juga : Salah Satu Kader Terbaik PDI Perjuangan Wafat, Paslon LaDub Sampaikan Bela Sungkawa

"Terjadi anjlokan rangkaian langsiran kereta di Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 14 as roda. Dan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa," tandasnya.

Sementara itu, saat ini di lokasi kejadian anjloknya kereta, tengah dilakukan perbaikan oleh petugas dari PT KAI, yang berupaya untuk mengevakuasi gerbong yang anjlok.