Aremania  memenuhi kawasan Bundaran Tugu Kota Malang, Senin (16/11). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Aremania memenuhi kawasan Bundaran Tugu Kota Malang, Senin (16/11). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

Bundaran Alun-Alun Tugu Kota Malang jadi lautan biru. Itu terjadi lantaran ribuan Aremania memenuhi area tersebut untuk menyuarakan Arema satu, Senin (16/11/2020).

Bukan hanya kompak mengenakan atribut warna biru khas Arema. Lagu-lagu khas supporter Arema pun menggema di balik keramaian itu. 

Baca Juga : Besok, Ada Aksi Soccer Street AFC Vs AI di Depan Balai Kota Malang

Bendera l-bendera Singo Edan -julukan Arema- juga mewarnai aksi demonstrasi kali ini. Swlain itu, kepulan asap berwarna biru menjuntai ke udara.

Ya, aksi yang dilangsungkan kali ini sebagai salah satu bentuk tuntutan Aremania yang mulai resah karena dualisme yang ada. Yakni, Arema FC dan Arema Indonesia. Apalagi keduanya mengklaim kepemilikan nama besar tersebut. "Kita aksi damai untuk bersatunya Arema," teriak serang Aremania.

Berbagai poster tulisan seperti  Bersatu, Menuntut Keadilan Sepak Bola, serta Berhenti Akan Mati Berharap Hanyalah Mimpi Selamatkan Yayasan Arema mewarnai aksi yang dimulai sejak pukul 11.00 siang ini.

Diberitakan sebelumnya, ada beberapa tuntutan yang diharapkan Malang Make Great Again (MMGA) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terkait persoalan ini. Di antaranya, meminta organ Yayasan Arema tahun 2009 turun menemui Aremania. Kemudiam mediasi damai untuk kejelasan konflik dua Arema di Indonesia hingga meminta instansi di pemerintahan untuk memfasilitasi, membantu, memanggil dan mendatangkan organ Yayasan Arema bertemu dengan Aremania.

Baca Juga : Nahkoda Baru PSSI Kota Kediri Siap Berlari Kencang untuk Kemajuan

Dalam aksi  kali ini, Aremania juga menggelar street soccer (sepak bola di jalan) sebagai bentuk aksi damai.