Wali Kota Batu Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si dan Rektor Unikama, Dr. Pieter Sahertian M.Si, saat melakukan penandatanganan MoU (Unikama for MalangTIMES)
Wali Kota Batu Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si dan Rektor Unikama, Dr. Pieter Sahertian M.Si, saat melakukan penandatanganan MoU (Unikama for MalangTIMES)

Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU yang dilakukan di Balaikota Among Tani, Kota Batu, Rabu (11/11/2020).

Jalinan kerja sama ini dilakukan agar Unikama bisa berkontribusi lebih dan turut serta melakukan pembangunan daerah, khususnya di Kota Batu. Karenanya, dengan terjalinnya MoU secara resmi ini, dijadikan sebagai dasar atau payung hukum sehingga Unikama bisa memberikan kontribusi yang lebih bermanfaat lagi.

Baca Juga : Wujudkan Kemandirian Kaum Disabilitas, Mahasiswa Unikama Beri Pelatihan Olah Produk Kopi

Kesepakatan kerja sama antara Unikama dengan Pemerintah Kota Batu kali ini dilakukan untuk bidang pembangunan daerah yang dijabarkan dalam ruang lingkup kesepakatan bersama. 

Bidang-bidang yang akan disentuh meliputi urusan pendidikan, penelitian dan pengembangan, perencanaan umum, perumusan kebijakan pemerintah, pengkajian dan pengabdian kepada masyarakat, pendampingan tenaga ahli serta peningkatan SDM aparatur Negara.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Batu yang dipimpin ibu Dewanti Rumpoko, karena memberikan kesempatan kepada Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) untuk melaksanakan MoU sebagai payung hukum dalam pelaksanaan kerjasama nantinya,” jelas Rektor Unikama, Dr. Pieter Sahertian M.Si.

Lebih lanjut dijelaskannya, jika selama ini Unikama sudah lama dan sering melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Batu. Namun, karena belum terdapat payung hukum yang resmi, kegiatan yang dilakukan akhirnya hanya sebatas dengan kegiatan mahasiswa seperti magang mahasiswa, PKL dan KKN.

“Kami memiliki banyak mahasiswa dari berbagai daerah dengan beragam budaya sehingga kami memiliki predikat sebagai Kampus Multikultural. Atas nama pribadi dan lembaga kami merasa terhormat dan bersyukur diberikan kesempatan untuk melaksanakan pengkajian di Kota Batu dan berpartisipasi dalam implementasi terwujudnya Visi dan Misi Pemerintah Kota Batu, mungkin tidak hanya dalam bidang budaya tetapi di bidang lain seperti pembangunan Kota Batu," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengapresiasi Unikama yang begitu peduli terhadap pengembangan sumber daya, potensi daerah serta pemanfaatan ilmu pengetahuan maupun pengabdian masyarakat.

Baca Juga : Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Gelar Sosialisasi SNJ 45 kepada Para Generasi Muda

Hal ini begitu penting. Sebab masyarakat di Kota Batu, secara sosial ekonomi perlu mendapatkan stimulan dalam mengelola dan mengembangkan potensi sumber daya yang ada. Program tersebut akan semakin mantap bila didukung oleh lembaga kajian yang menelaah mengenai masalah-masalah sosial, ekonomi dan kemasyarakatan.

“Dengan kerja sama ini, saya berharap dapat memberikan kekuatan baru bagi Pemerintah Kota Batu, Unikama ikut berkontribusi melalui studi kebijakan di Pemerintah Kota Batu, sehingga memudahkan Pemerintah Kota Batu dalam menentukan prioritas program pembangunan berdasarkan kebutuhan daerah khususnya pengembangan pariwisata dan pertanian sebagai prioritas pembangunan dengan basis potensi dan karakter menuju Desa Berdaya Kota Berjaya," paparnya.

Usai penandatanganan MoU ini, aksi nyata diharapkan Dewanti akan segera terealisasi. Dengan begitu, efek atau dampak secara ekonomi, social dan berkarakter bisa segera dirasakan masyarakat. Karenanya, kembali ditegaskan jika Unikama bisa senantiasa membantu mengarahkan dan menggerakkan partisipasi masyarakat, melalui kegiatan-kegiatan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Partisipasi masyarakat dapat dikembangkan melalui lembaga-lembaga swadaya dan kelompok-kelompok swadaya masyarakat yang dimotivasi dan diprakarsai oleh Unikama yang akan didukung Pemerintah Kota Batu," pungkasnya.