Suasana keramaian di kawasan Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Suasana keramaian di kawasan Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Polres Batu tidak hanya fokus pada jalan-jalan yang berpotensi mengalami kemacetan selama Long Weekend Rabu (28/10/2020) hingga Minggu (1/1½020) mendatang tapi, juga mengerahkan personelnya di sejumlah tempat wisata.

Personel yang dikerahkan itu kurang lebih sejumlah 300 orang. Jumlah tersebut tersebar di seluruh tempat wisata termasuk Kecamatan Pujon, Ngantang, hingga Kasembon. “Ada 300 personel yang dibagi ke beberapa lokasi wisata di wilayah hukum Polres Batu, termasuk di Kecamatan Pujon, Ngantang, dan Kasembon,” kata Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama, Jumat (30/10/2020).

Baca Juga : Long Weekend, Pengunjung Kampung Warna-Warni Jodipan Malang Meningkat

Personel Polres Batu itu diturunkan di titik-titik tempat wisata untuk melakukan pengawasan dan kontrol ketat terhadap wisatawan yang datang di tempat wisata. Untuk mengingatkan wisatawan agar menerapkan protokol kesehatan.

“Kami bersinergi dengan rekan pengelola wisata terkait pengawasan dan kontrol ketat terhadap pengunjung supaya menerapkan protokol kesehatan, misalnya yang melepas masker kami ingatkan supaya dipakai dan sebagainya,” imbuhnya.

Kemudian juga petugas harus melakukan kontrol jumlah wisatawan dalam tempat wisata tersebut. Tujuannya agar tidak terjadi over kapasitas dari jumlah yang sudah ditentukan di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Jangan sampai terjadi over kapasitas karena bisa membahayakan dalam hal ini penyebaran Covid-19. Karena kami berupaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19,” jelas pria yang dikaruniai dua anak ini.

Baca Juga : Hilangkan Penat, Datang Saja ke Destinasi Wisata Hutan Pinus Semeru Wajak

Antisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Batu itu penting dilakukan. Sebab, hingga Jumat (30/10/2020) angka penambahan pasien terkonfirmasi positif ada 5 orang. Sehingga jumlah akumulatif mencapai 579 orang, yang aktif ada 37 pasien, angka kesembuhan terdapat 487 orang dan meninggal dunia 55 orang.