Anak SD yang Hilang ditemukan Tidak Bernyawa di Waduk Dawuhan | Batu TIMES

Anak SD yang Hilang ditemukan Tidak Bernyawa di Waduk Dawuhan

Oct 27, 2020 16:48
Korban dievakuasi warga setelah ditemukan di  Waduk Dawuhan.
Korban dievakuasi warga setelah ditemukan di Waduk Dawuhan.

Anak yang hilang  ditemukan di Waduk Dawuhan, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Namun, kondisi bocah bernama Krisna itu sudah meninggal dunia.

Korban merupakan seorang anak laki-laki  warga Desa Sirapan, Kabupaten Madiun, yang masih duduk di bangku kelas 4 SD.

Kronologi-Bocah-SD-Tenggelam-di-Waduk-Dawuhan-Madiun7a448cc5c6627d49.png

Baca Juga : Kodim Bojonegoro Patroli Wilayah untuk Pemberdayaan Sumber Air di Desa Gondang 

 

Korban diketahui sehari sebelumnya, Senin 26/10/2020 pukul 10.00, pergi dari rumah. Namun hingga malam hari tidak kunjung pulang.

Krisna akhirnya ditemukan oleh warga bersama anggota Polri dan TNI dalam keadaan sudah tidak bernyawa di Waduk Dawuhan sekitar pukul 11:30 WIB, Selasa 27/10/2020

Menurut Kapolres Madiun AKBP Bagoes Wibisono, pada  Senin  26 Oktober 2020 sekitar pukul 10.00 WIB korban keluar dari rumah dan tidak pulang sampai sore hari. Pukul 18.00 WIB, seorang warga menemukan sepeda pancal di bantaran Waduk Dawuhan. Selanjutnya dia mengamankan sepeda pancal ke rumah warga lainnya.

“Sekitar pukul 08.45 WIB saksi 1 dan 2 melaporkan hasil penemuan sepeda pancal dan kaus serta sandal (milik korban) ke Polsek Wonoasri,” ungkapnya.

Bagoes menambahkan, oleh personel SPKT Polres Madiun dan Polsek Wonoasri, dilakukan pencarian ke Waduk Dawuhan bersama perangkat desa, masyarakat sekitar dan keluarga korban. Pukul 11:30 WIB Krisna ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan identifikasi korban oleh tim SPKT Polres Madiun, Polsek Wonoasri dan puskesmas setempat, korban meninggal dikarenakan tenggelam,” jelas kapolres.
 

Topik
Anak Hilang Kabupaten Madiun Bocah Tenggelam

Berita Lainnya