Pelaku saat masuk ke dalam musala usai memecahkan kaca pintu (Ist)
Pelaku saat masuk ke dalam musala usai memecahkan kaca pintu (Ist)

Aksi pencurian kotak amal terjadi di musala kawasan Jalan Raya Gadang Gang 12 A Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (14/10/2020). 

Aksi pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 03.08 WIB. Aksi pelaku bahkan begitu nekat, kendati dekat dengan pemukiman, ia nekat memecahkan kaca pintu musala untuk masuk.

Baca Juga : Penyalur TKI Ilegal DPO Kejari Karanganyar Diamankan Inteljen Kejari Kota Malang

Ferdian Prasetyo (23) warga yang tinggal di depan musala menjelaskan, jika aksi pencurian yang sempat terekam CCTV tersebut diketahui setelah salah seorang warga bernama Tiamin datang untuk salat subuh.

Namun ia begitu kaget mengetahui kaca pintu utama musala dalam keadaan pecah. Dari situ ia kemudian curiga dan lantas segera masuk ke dalam. Ternyata, ia mendapati satu kotak amal kaca dalam keadaan pecah dan uang sudah raib.

"Kemudian lihat CCTV. Pelaku awalnya masuk lewat pintu yang sebelah utara, tapi nggak bisa. Kemudian mencoba lewat pintu tengah juga nggak bisa. Kemudian lewat pintu sebelah kiri dicongkel juga nggak bisa. Setelah itu pelaku langsung kembali ke pintu tengah dan mencoba membuka paksa, karena ditarik paksa, pintu akhirnya pecah," jelasnya.

Lanjutnya, begitu pintu kaca pecah, pelaku kemudian sempat berlari menghampiri temannya yang ternyata menunggu di pingir jalan depan gang. Diduga saat itu pelaku lari lantaran merasa takut aksinya diketahui. Namun sekitar empat menit karena melihat situasi sepi dan tidak ada yang mendengar suara kaca pecah, pelaku kemudian kembali lagi dan masuk dalam musala.

"Saat itu nggak ada yang dengar suara pecah, makanya pelaku kembali. Kalau dari CCTV setelah pelaku masuk, kemudian sempat menghampiri kotak amal kayu yang berada di sebelah pintu.  Tapi karena kotak tersebut sulit dibuka, kemudian pelaku menuju kotak amal lain yang terbuat dari kaca," terangnya.

Baca Juga : Babak Baru Kasus PNS Hamili Anak Angkat di Blitar, Polisi Buru Penyedia Obat Aborsi

Pelaku kemudian diduga mengeluarkan sesuatu alat untuk memecahkan kotak amal kaca. Setelah itu pelaku mengambil sarung yang ada di dalam musala dan digunakan untuk wadah uang dari kotak amal, setelah itu kabur.

"Untuk uangnya sekitar Rp 1 juta-an. Kalau untuk ciri pelaku memiliki tubuh kurus, agak tinggi, pakai masker, penutup kepala, pakai celana pendek. Kalau untuk temannya yang di depan saya nggak tau cirinya. Tapi kalau motornya kayak pakai motor matic," pungkasnya.