Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva saat melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi, Minggu (11/10/2020). (Foto: Dok. JatimTimes)
Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva saat melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi, Minggu (11/10/2020). (Foto: Dok. JatimTimes)

Buntut dugaan kasus keikutsertaan salah satu ASN (Aparatur Sipil Negara) dijajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, yakni Slamet Suyono selaku Kepala Bidang Olahraga Prestasi,  Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) telah menghadirkan dua orang saksi untuk memberikan keterangan, Minggu (11/10/2020).

Diketahui, Slamet Suyono telah membagikan sebuah gambar poster pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) dengan memuat visi misi serta nomor urut di grup WhatsApp Inspirasi Malang Raya, pada hari Rabu (7/10/2020) lalu. 

Baca Juga : Berhasil Kabur, Dua Komplotan Pencurian Asal Lumajang Masih Buron

Terkait hal tersebut, Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang George da Silva, mengatakan, bahwa pada hari ini (11/10/2020) telah menghadirkan dua saksi yang berada di grup WhatsApp Inspirasi Malang Raya.

"Kami datangkan dua orang saksi yang tergabung dalam grup WA tersebut. Dalam pemeriksaan itu, salah satu saksi mengaku jika dirinya langsung screenshot sebaran gambar tersebut, dalam bentuk PDF," ungkapnya ketika ditemui awak media di ruangan kerjanya, Minggu (11/10/2020).

George menuturkan, bahwa berdasarkan keterangan yang diberikan oleh kedua orang saksi yang dihadirkan, ada dugaan kesengajaan yang dilakukan oleh Slamet Suyono dalam menyebarkan gambar poster dari paslon LaDub.

Untuk lebih memperdalam proses pemeriksaan terhadap Slamet Suyono, George akan secepatnya melakukan pemanggilan terhadap Kepala Dispora Kabupaten Malang Atsalis Supriyanto.

"Besok Senin (12/10/2020) saya akan panggil Atsalis Supriyanto yang saat ini sebagai Kadispora Pemkab Malang tentang netralitas ASN pada bawahannya," ujarnya.

George mengatakan, bahwa kehadiran Kadispora sebagai tambahan penilaian terhadap salah satu bawahannya tersebut pada konteks Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020.

"Saksi saya kira sudah cukup. Tinggal menambahi Kadispora sebagai pimpinan Slamet Suyono bekerja," terangnya.

Baca Juga : Sidang Perdana Gugatan Pembatalan Kerja Sama Pembangunan Pasar Blimbing Kota Malang Ditunda, Ini Sebabnya

Sebagai informasi, bahwa sebelumnya Slamet Suyono telah datang ke Kantor Bawaslu Kabupaten Malang dan menemui George untuk memberikan penjelasan terkait tindakan yang dilakukannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Bawaslu Kabupaten Malang, Slamet mengaku, bahwa dirinya mendapatkan sebaran gambar poster paslon LaDub dari nomor WhatsApp yang tidak dikenal.

Setelah itu dirinya mengaku akan menghapus gambar poster tersebut. Akan tetapi dikarenakan handphone Slamet mengalami sedikit masalah, akhirnya tersebar di grup WhatsApp Inspirasi Malang Raya.

Akhirnya dirinya pun menuliskan permohonan maaf atas kesalahan teknis pada handphone dan dirinya, dikarenakan handphone yang sempat bermasalah.