Tim tracing Puskesmas Batu saat melakukan tracing di Al-Izzah International Islamic Boarding School beberapa saat lalu.
Tim tracing Puskesmas Batu saat melakukan tracing di Al-Izzah International Islamic Boarding School beberapa saat lalu.

Kluster pondok pesantren kini menjadi salah satu penyebaran kasus Covid-19 di Jawa Timur (Jatim). Karena hal tersebut Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu mengimbau kepada seluruh pondok pesantren supaya lebih koordinatif dan selektif dalam memantau perkembangan para santri.

Mengingat sebelumnya terdapat salah satu santri dari Al-Izzah International Islamic Boarding School didapati konfirm positif Covid-19, namun sudah sembuh. Meski demikian, pondok pesantren lainnya diminta terus waspada dan lebih hati-hati.

Baca Juga : Waspadai Klaster Perkantoran, Pemkot Malang Minta Perusahaan Lakukan Ini

“Yang terjadi di Al-Izzah International Islamic Boarding School dijadikan sebuah warning bagi yang lainnya. Melihat di sana protokol kesehatan sudah dilakukan dengan ketat,” ungkap Kepala Kantor Kemenag Kota Batu Nawawi.

Hanya saja saat ditanya kelanjutan berapa banyak santri yang dilakukan swab, Nawawi tidak mengetahui hal tersebut. “Memang di sana ada yang sudah melakukan swab test, tapi saya tidak mengetahui datanya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, bagi pondok pesantren di Kota Batu agar melakukan langkah-langkah preventif dan terus memantau para santrinya. 

Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori mengatakan, jika proses tracing masih dilakukan. Lalu bagi santri yang beberapa saat lalu menjalani swab test masih belum keluar hasilnya.

“Proses tracing sedang berjalan dan sampai saat ini hasilnya masih belum keluar,” ungkapnya. Namun saat ditanya apa benar terdapat swab massal dan berapa jumlah santri, pihaknya tidak menjawab. 

Baca Juga : 18 Pegawai Kantor Cabang BRI Blitar Dilaporkan Positif Covid-19

Sedang setelah diketahui terdapat adanya santri terkonfirmasi positif Covid-19, ada tiga santri lainnya terdapat kontak erat langsung dilakukan rapid test dan swab. Terdapat tiga orang, namun hingga saat ini masih belum keluar hasilnya. 

Sebelumnya Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko juga sempat mengunjungi Al-Izzah International Islamic Boarding School untuk memastikan kondisi di sana.

  <