Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Kasus penembakan dan percobaan pencurian dengan kekerasan (curas) di ATM Bank Mandiri Jalan Kawi, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (31/8/2020) malam lalu, terus mendapat penanganan serius dari kepolisian.

Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu yang menjelaskan, jika saat ini petugas tengah fokus dalam analisa kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi guna pengungkapan identitas pelaku. Dari sebelumnya terdapat rekaman CCTV dari tujuh titik lokasi yang dianalisa, saat ini jumlah rekaman CCTV yang dianalisa bertambah.

Baca Juga : Pegawai Bengkel AC Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Curiga Korban Penganiayaan

 

"Sebelumnya ada tujuh titik rekaman CCTV yang diperiksa. Saat ini rekaman CCTV yang dianalisa bertambah dua titik menjadi sembilan titik yang juga berada di sekitar lokasi," ucapnya, Jumat (4/9/2020).

Dari rekaman CCTV yang diperiksa, disampaikan jika petugas saat ini telah mendapatkan ciri-ciri detail dari pelaku. Namun mengenai identitas pelaku, saat ini petugas masih belum mengantongi pasti identitas pelaku.

"Namun yang jelas pelakunya ada dua. Kami sudah mendapatkan gambaran ciri-ciri pelaku," jelas Azi tanpa menjelaskan detail ciri-ciri pelaku penembakan dan percobaan curat.

Selain melakukan pendalaman dan analisa rekaman CCTV, pihak kepolisian juga melakukan penguatan guna mengungkap pelaku penembakan dengan meminta keterangan sejumlah saksi baru. Sama halnya dengan rekaman CCTV,  jumlah saksi yang diperiksa juga mengalami penambahan. Dari sebelumnya empat saksi yang diperiksa, saat ini bertambah menjadi enam saksi.

Sementara itu, perihal aksi percobaan curat hingga aksi penembakan bermula, saat kedua pegawai menerima laporan sejak pagi, jika mesin ATM bermasalah dalam penarikan. Setelah itu, pada 20.49 WIB, kedua pegawai mendatangi lokasi.

Tiba di depan ATM, teknisi bernama Riko masuk ke dalam ATM, sedangkan Indra saat itu menjaga situasi di depan ATM. Tak lama setelah masuk ATM,  salah satu pelaku kemudian menghampiri Indra dan kemudian sempat melakukan tembakan sebanyak tiga kali.

Baca Juga : Empat Bulan Bebas, Residivis Pengedar Narkoba Ini Kembali Ditangkap Polisi

 

Dua kali tembakan diarahkan ke kaca pintu ATM dan satu tembakan diarahkan kepada Indra. Beruntung, saat itu Indra bisa mengelak sehingga tembakan tak sempat melukainya dan hanya membuat kaca mobil pecah.

Usai melakukan aksi penembakan tersebut, diduga pelaku yang takut aksinya ketahuan warga kemudian kabur menghampiri temannya yang menunggu  di atas motor dan kemudian kabur ke arah Jalan Tangkuban Perahu.