Pepohonan cukup besar rentang patah dahan di jalan Diponegoro Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Pepohonan cukup besar rentang patah dahan di jalan Diponegoro Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Angin kencang mulai melanda dalam musim pancaroba di Kota Batu. Karena itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu meminta warga Kota Batu agar lebih waspada.

Sebab angin kencang merupakan salah satu bencana yang kerap melanda di Kota Batu. Terlebih saat ini angin kencang sudah melanda selama beberapa hari terakhir. 

Baca Juga : Angin Kencang di Yogyakarta sampai Besok, Waspada Ombak Tinggi

Pelaksana Tugas (plt) Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu mengatakan, adanya angin kencang selama beberapa hari terakhir adanya angin kencang merupakan penanda pergantian musim hujan ke kemarau. Sehingga masyarakat bisa mengantisipasi agar tidak berdekatan dengan pohon.

Tentunya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman pohon tumbang di sekitar wilayahnya masing-masing. “Bagi para pengguna jalan agar mewaspadai ranting/dahan yang berpotensi patah serta tidak memarkir kendaraan di sekitar pohon yang rawan tumbang," katanya.

Untuk mengantisipasi, pihaknya melakukan antisipasi dini dengan pemotongan dahan pada beberapa pohon di wilayah Kota Batu yang berpotensi patah. Bukan hanya pada jalur milik Pemkot Batu, tetapi juga Pemprov Jatim.

Hanya saja untuk saat ini BPBD Kota Batu menanti data inventarisasi pohon rawan tumbang dari UPTD Bina Marga Pemprov Jatim. Informasi itu dibutuhkan agar pelaksanaan terhadap pepohonan tepat sasaran. “Untuk saat ini masih menunggu data dari UPTD Bina Marga Pemprov Jatim sebab untuk pohon yang besar kebanyakan di jalur provinsi,” ungkapnya.

Baca Juga : Setiap Ada Pembahasan Revitalisasi Pasar Kota Batu, HPP Akan Diundang Pemkot

Rata-rata banyak pepohonan berada di kawasan jalan Ir Soekarno, dan jalan Raya Tlekung. Meski sempat ada angin cukup kencang selama beberapa hari, namun belum ada laporan peristiwa pohon tumbang.